Header Ads

H-1 Idul Fitri, Insentif Guru Ngaji, Imam, Bilal, dan Marbot Belum Juga Dicairkan


Kota Bima, Garda Asakota.-

Pupus sudah harapan para fisabillah baik Imam, Marbot, Bilal, dan Guru Ngaji TPQ untuk bisa menikmati insentif mereka di tahun ini sebelum Lebaran tiba. Pasalnya hingga hari ini H-1 Idul Fitri, insentif tersebut belum juga bisa dicairkan padahal itu sangat dinanti dan diharapkan oleh mereka.

"Biasanya dana ini cair sebelum hari raya Idul Fitri, bahkan tujuh hari sebelumnya uang sudah diterima. Kami sangat membutuhkan dana itu di bulan ini apalagi Ramadhan tinggal sehari, percuma juga kalau pada akhirnya kami terima setelah lebaran auranya nggak ada pak karena keluarga butuhnya saat ini," ungkap Pemilik TPQ Mutmainnah Lingkungan Sapaga Jatibaru Barat Kecamatan Asakota, Ustadz Iswadi, S.Pdi, kepada Garda Asakota, Jumat (22/5).

Bahkan kata Iswadi, semua pengurus TPQ, Bilal dan Marbot di lingkungannya berencana pada siang ini akan mendatangi kantor kelurahan Jatibaru Barat untuk mencari tahu tentang kenapa insentif mereka hingga hari ini belum juga dibayarkan.

"Ini aspirasi yang kami tangkap di lapangan, mereka sangat butuh apalagi dampak dari covid19. Moga saja jadi atensi Walikota Bima," imbuh Ustadz Iswadin ditemani dua orang Guru Ngaji lainnya, Imran H. Arsyid dan Kamaruddin Mahmud.

Pihak Kecamatan Asakota yang di mintai keterangan melalui salah satu stafnya, menyampaikan bahwa kalau untuk semua insentif beberapa item tersebut sebenarnya sudah bisa dicairkan hari ini di bank.

"Tapi Bank NTB tidak melayani pelayanan hari ini karena sudah menjadi kebijakan Bank. Yah, kami tak bisa berbuat apa-apa meskipun pada dasarnya ada SKB tiga Menteri bahwa hari ini Bank buka," akunya.

Terpisah Kepala BPKAD Kota Bima, Drs. Zainuddin, MM, yang di konfirmasi wartawan Jumat siang justru menegaskan bahwa semua yang berkaitan dengan insentif sudah bisa di cairkan di Bank.

"Silahkan ke Bank NTB, kalaupun ada keterlambatan itu mungkin pada persoalan pemindahbukuan dari Bank ke rekening para penerima saja. Semua insentif sudah bisa dicairkan, silahkan di cek ke Bank kalau pun telat itu urusan pemindahbukuan dari Bank ke rekening para penerima yang menggunakan rekening," pungkasnya. (GA. 003*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.