Header Ads

Merebaknya Wabah Covid19, Absensi Elektronik di PKM Bolo Tak Diaktifkan



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Guna menghindari penyebaran virus Covid-19 (Corona) di internal pegawai PKM Bolo Kecamatan Bolo Kabupaten Bima NTB, sudah dibebaskan dari Absen Elektronik (Fingerprint). "Kebijakan ini sudah dilakukan dalam satu minggu terakhir," ungkap Kepala PKM Bolo, Nurjanah S. Kep, kepada wartawan di halaman PKM setempat, Selasa pagi (24/3/2020).

Menurut dia, fingerprint yang diterapkan selama ini untuk kedisplinan kehadiran pegawai. Hanya saja, kata dia, sehubungan dengan adanya penyebaran virus corona, pihaknya sudah tidak fungsikan lagi dan mengalihkan ke absen manual.

 "Absen manual sudah kita jalankan satu minggu ini, hal ini terus dilakukan sampai adanya instruksi terbebasnya penyebaran virus yang menular ini dari pemerintah," ungkapnya.

Penerapan absen manual ini kata dia, dilakukan guna menghindari kontak fisik saat para pegawai melakukan absen menggunakan sidik jari. Sebab, penyebaran virus yang mematikan ini sangat rentan dan mudah menular melalui alat yang sentuh oleh seseorang yang terjangkit virus corona. "Hal inilah yang kita hindari," tambah Nurjanah.

Lanjut dia, untuk memperlancar absen manual tersebut, dirinya menugaskan salah satu pegawai dari bagian manajemen (TU) untuk melakukan pengawasan. "Setiap hari kerja, pegawai dari TU akan keliling ke semua bagian untuk memastikan kehadiran para pegawai. Jadi kalaupun ada pegawai yang tidak hadir langsung di beri tanda Alpa," pungkasnya. (GA. 003*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.