Header Ads

Gelar RAT Tahun Buku 2019, SHU KPRI PELITA KARYA Capai Angka Rp600 Juta Lebih

Pengurus KPRI PELITA KARYA Disnakertrans Kabupaten Bima yakni Ketua Drs. Ishaka, Sekretaris Ida Farida, SE, dan Bendahara Khairunnisa, SE.


Kota Bima, Garda Asakota.-

Sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus koperasi kepada anggotanya, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) PELITA KARYA Disnakertrans Kabupaten Bima, Selasa (7/1-2020) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019. 

Gelaran RAT yang diikuti oleh 154 anggota koperasi ini berlangsung di kantor Disnakertrans Kabupaten Bima, sesuai amanat UU Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Kadis Nakertrans Kabupaten Bima, H. Nasrullah, S. Sos, saat menyerahkan hadiah doorprize.



"UU tersebut memberikan kesempatan kepada pengurus untuk mempertanggungjawabkan tugas yang diberikan anggota," ungkap Ketua KPRI PELITA KARYA Disnakertrans Kabupaten Bima, Drs. Ishaka.

Menurutnya, kepengurusan KPRI PELITA KARYA Disnakertrans memiliki masa kerja 3 tahun sejak 2018 sampai dengan 2020. Adapun susunan pengurus tersebut yakni Ketua Drs. Ishaka, Sekretaris Ida Farida, SE, dan Bendahara Khairunnisa, SE. Sedangkan untuk Pengawas yakni Ketua Andi Haris Nasution, S.Ip dan dua orang anggota Pengawas, Fauziah, S.Pt dan Mulyanto, SE.

"KPRI PELITA KARYA Disnakertrans adalah sebuah koperasi yang menghimpun simpan pinjam dari anggota bukan hanya di internal Disnakertrans Kabupaten Bima, tapi juga menghimpun simpan pinjam para ASN di luar Disnakertrans lingkup Pemkab Bima seperti Inspektorat, BPPKAD, BKD, dan OPD lainnya," katanya.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekwan DPRD Kabupaten Bima ini, bahwa hingga kini jumlah modal sendiri KPRI PELITA KARYA adalah sebesar Rp2.467.186.846, meningkat 16,97 persen jika dibandingkan dengan tahun 2018, dengan total SHU (sisa hasil usaha) sebesar Rp680.124.561.

Diakuinya pula bahwa, selama ini peran serta anggota secara umum cukup baik. Begitupun dengan peran dari KPRI PELITA KARYA juga diakuinya telah memberikan pelayanan kepada hampir seluruh anggota dengan tingkat perkembangan usaha yang cukup signifikan. "Dan tingkat perkembangan usaha ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya omset dan SHU di setiap tahunnya," pungkasnya.

Di sisi lain Ketua Pusat Koperasi Pegawai RI "PKP-RI" Kabupaten Bima, Abdul Talib H.A. Hamid, mengakui akan keberadaan KPRI PELITA KARYA Disnakertrans Kabupaten Bima sejak tahun buku 2015 sampai dengan tahun 2019 yang dinilainya merupakan salah satu koperasi anggota Pusat koperasi pegawai RI "PKPRI" yang terbaik dari 43 KPRI aktif di Kabupaten Bima. 

"Saya melihat pengelolaan usaha simpan pinjam maupun pelayanan terhadap kebutuhan anggota meningkat dan penyusunan laporan keuangan/neraca sesuai ketentuan akuntansi keuangan koperasi," akunya kepada wartawan, Rabu (8/1).
Bukan hanya itu, Abdul Talib juga mengapresiasi segenap pengurus dan pengawas yang telah melaksanakan amanah RAT dengan baik. Anggota telah memenuhi kewajibannya pada koperasi, SHU tiap tahun meningkat seperti di tahun 2019 SHU naik Rp154.960.780 atau 23 persen. 

"Begitupun dari jumlah anggota per Desember 2019 sebanyak 154 orangn dengan jumlah aset modal sendiri sebesar Rp 2.467.186.846," ungkapnya. Dia berharap agar keberhasilan KPRI PELITA KARYA saat ini perlu di pertahankan dan ditingkatkan demi kesejahteraan anggota. 

Pantauan langsung wartawan, setelah Pengurus Koperasi selesai mempertanggungjawabkan hasil kepengurusannya selama Tahun Buku 2019, dilakukan pengundian doorprize sebagai bentuk kesyukuran pengurus terhadap para anggota. (GA. 212*)


Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.