Header Ads

Bahas Soal Penanganan Kasus di NTB, Kapolda Kunjungi Kajati

Kapolda NTB, Irjen Pol Drs Tomsi Tohir dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB, Nanang Sigit Yulianto, SH.,MH., yang berlangsung di Aula Kejaksaan Tinggi NTB, Rabu 15 Januari 2020.

Mataram, Garda Asakota.-

Tingginya angka kasus kriminal di NTB menjadi salah satu agenda pembicaraan antara Kapolda NTB, Irjen Pol Drs Tomsi Tohir dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTB, Nanang Sigit Yulianto, SH.,MH., yang berlangsung di Aula Kejaksaan Tinggi NTB, Rabu 15 Januari 2020.

Sebagaimana disampaikan oleh kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, S.Ik., M.Si., agenda kunjungan silaturrahmi Kapolda NTB ke Kajati NTB selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai sebuah upaya menumbuhkan harapan baru guna dapat menjalin hubungan yang lebih solid antara Polda NTB dengan kejati NTB.

"Disamping itu juga guna mendukung program Presiden, Kapolda NTB mengharapkan dukungan dari Kajati dan jajaran sehubungan dengan kondisi daerah yang dengan kasus kriminal  lumayan tinggi. Dan yang kami harapkan bisa menekan sedikit demi sedikit serta melaksanakan pengungkapan-pengungkapan kasus yang telah terjadi," kata Artanto menguti pembicaraan antara Kapolda dan Kajati NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB juga menyampaikan banyak hal yang membutuhkan kerjasama dan soliditas dalam penegakan hukum seperti kasus 3C, pembalakan hutan konflik sosial dan lainnya.

"Selain itu juga Kapolda NTB mengajak untuk mendukung pembangunan pariwisata di NTB khususnya pembangunan ITDC dan rencana sircuit motor GP yang akan mendatangkan pengunjung yang sangat banyak. Tidak luput juga dibahas dalam kunjungan tersebut yaitu sinergitas penanganan radikalisme yg masih ada di wilayah NTB," ujar Artanto.

Dalam kesempatan tersebut Kajati  NTB juga mengucapkan terimakasih atas kunjungan Kapolda NTB dan akan mensosialisasikan serta akan mengupayakan dengan maksimal untuk selalu bersinergitas. "Setelah ini mudah-mudahan kita dapat tetap bersilaturahmi. Karena keunggulan NTB di pariwisata jadi kami akan selalu mengupayakan sinergitas dengan Polda NTB," ucap Kajati.

Selain itu dalam pembicaraan itu, disampaikan juga ajakan untuk mengurangi tindak pidana narkoba, tidak hanya dari instrumen negara melainkan dengan tindakan preventif, Khususnya pada daerah pariwisata antara Polda dan Kejati harus terus bersinergi agar wisatawan dapat terus bertambah. Sehingga pariwisata di NTB benar-benar menjadi berkah bagi masyarakat.

Kajati mempertanyakan tempat rehabilitasi pecandu narkoba secara khusus sampai saat ini belum ada dilombok dan dijelaskan oleh Dirresnarkoba bahwa untuk saat ini masih dilaksanakan di RSJ Selagalas. (*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.