-->

Notification

×

Iklan

Bahas Jagung dengan Warga, Bang Zul Ingatkan Pentingnya Shalat Berjamaah

Sunday, January 12, 2020 | Sunday, January 12, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-01-12T04:50:49Z
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang didampingi Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta rombongan bertemu dan berdialog dengan warga di Desa Kiwu Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, Sabtu (11/01/2020).

Dompu, Garda Asakota.-

Usai pencanangan Desa Wisata Bahari Malaju, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang didampingi Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta rombongan bertemu dan berdialog dengan warga di Desa Kiwu Kecamatan Kilo Kabupaten Dompu, Sabtu (11/01/2020).

Salah satu topik yang dibicarakan adalah soal jagung. Menanggapi hal itu, Bang Zul berpesan jangan lupakan shalat. "Dulu di zaman Rasulullah SAW, ada seorang sahabat yang minta dido'akan untuk menjadi kaya. Setelah menjadi kaya, sahabat yang biasanya rajin datang ke masjid untuk shalat berjamaah menjadi jarang shalat ke masjid karena sibuk mengurus hartanya", cerita Gubernur.

Moral of the stories, kata Gubernur, siapapun boleh sibuk dengan urusan pertanian, boleh mengisi waktu dengan mengurusi ladang-ladang jagung, namun jangan sampai melupakan hal-hal yang penting seperti shalat. Karena harta di dunia tidak lebih penting ketimbang bekal akhirat.

Warga dalam kesempatan itu juga menyampaikan aspirasi soal perbaikan infrastruktur jalan dan telekomunikasi, pengadaan bank sampah, serta pengadaan buku untuk menumbuhkan minat baca di masyarakat Desa Kiwu. Menanggapi hal itu, Asisten Gubernur NTB Bidang Ekonomi Pembangunan, H. Ridwan Syah menjelaskan langkah-langkah yang akan ditempuh Pemprov NTB.

"Untuk jalan, Insya Allah tahun ini pulau Sumbawa akan mendapatkan porsi anggaran yang lebih besar dari Pulau Lombok. Tentu saja Dompu juga akan dapat bagian. Tentang bank sampah, kalau memang pengelolaan sampah menjadi prioritas desa, untuk pengadaan mobil sampah", jelas Ridwan Syah.

Sedangkan untuk telekomunikasi, Ridwan Syah menjelaskan akan melakukan komunikasi dengan perusahaan provider seperti XL dan Telkomsel. "Target pemprov adalah zero blank spot. Jadi tidak ada area yang tidak tercover koneksi internet. Kalau sudah ada koneksi internet, Insyaa Allah kebutuhan seperti buku akan segera terpenuhi. Jadi minat baca masyarakat juga lambat laun akan terbangun", jelasnya. (*)
×
Berita Terbaru Update