Header Ads

Reses Dewan di Jatibaru Barat, Warga Usulkan Peningkatan Gang yang Baru Dibuka


Kota Bima, Garda Asakota.-

Sejumlah aspirasi mencuat di acara reses lima anggota DPRD Kota Bima Dapil Asakota di lingkungan Sapaga Kelurahan Jatibaru Barat, Sabtu sore (14/12). Aspirasi warga ini masih menitik beratkan pada segi pembangunan infrastruktur seperti usulan pembangunan jalan lingkungan yang baru-baru ini telah dibuka oleh warga karena jalan tersebut merupakan akses satu satunya warga di lingkungan Rt-nya.

Aspirasi ini di sampaikan oleh Mahmud,
S.Ag, warga Rt. 09. "Kami meminta agar pembangunan gang baru dibuka ini segera ditingkatkan dan dilaksanakan," usulnya. Bukan hanya itu, ia juga mengusulkan tersedianya tempat pembuangan sampah di tiap lingkungan dimana saat ini sangat dibutuhkan warga.

Kemudian warga lainnya Bambang Jenky warga Rt. 08, mengusulkan pembangunan Drainase jalan lingkar Kelurahan, usulan pembukaan gang baru, dan pendataan Bedah Rumah (RTLH) harus lewat Rt karena selama ini menurutnya tidak ada Rt Rw yang turun melakukan pendataan.

Sementara Ustadz Iswadi, berharap agar distribusi bantuan sosial bisa lebih merata lagi dan tidak memandang pendukung atau tidak. Selain itu, ia juga mengusulkan pembuatan pintu air Oi Ncangga Sapaga, bantuan untuk Majelis Taklim, bantuan Al-Quran dan buku Iqra untuk TPQ.

Para anggota dewan Dapil Asakota menanggapi aspirasi tersebut. Syamsuddin Majid, menjelaskan bahwa masalah persampahan adalah persoalan yang serius yang tentunya butuh penanganan khusus oleh Pemkot Bima. "Dan itu telah menjadi prioritas kami bersama DLH baik penanganannya berkolaborasi dari dana APBN maupun APBD," tegasnya.

Anggota Dewan lainnya, Khalid Bin Walid mengatakan bahwa Apa yang menjadi usulan akan tetap di perjuangkan oleh pihaknya. Namun diingatkannya bahwa tidak semua permintaan warga bisa di akomodir seketika.

"Tetapi kami bisa pastikan bahwa yang menjadi prioritas berdasarkan kebutuhan bukan keinginan," kata duta Partai Gerindra ini.

Sukri Dahlan, duta Partai Demokrat menegaskan bahwa untuk keberadaan TPQ agar semuanya jelas datanya, terutama sekali data santri TPQ tidak boleh fiktif. "Jangan jumlah santrinya sedikit dicatat banyak dan untuk hal-hal lainnya yang barangkali tidak tersampaikan pada reses kali ini, silahkan catat dan serahkan pada kami," sarannya.

Pantauan langsung wartawan, sebelum memasuki acara tanya jawab dan dialog, pada kesempatan reses Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Hj. Rini Anggriani, sempat memperkenalkan satu persatu seluruh anggota dewan Dapil Asakota periode 2019-2024. Mereka itu adalah Gina Indriati, Drs. Sukri Dahlan, Syamsuddin Majid, dan Khalid bin Walid.

Sementara, Lurah Jatibaru Barat,Tasrif, S. bk, menegaskan bahwa program apapun yang masuk tidak akan berhasil dan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan kebersamaan dan partisipasi semua elemen masyarakat yang ada. (GA. 003*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.