Header Ads

Masih Rampungkan Design, KPU Lotim Akan Launching Digitalisasi RPP Januari 2020

Komisioner KPU Lotim Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat, Taharuddin MH.

Lotim, Garda Asakota.-

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur masih merampungkan design program Digitalisasi Rumah Pintar Pemilu (RPP) Segara Anak. Program digitalisasi RPP ini sebagai sebuah upaya untuk lebih memudahkan masyarakat dalam mengakses data-data, informasi, produk hukum dan bahkan sejarah pemilu yang digelar di Lotim.

"Sekarang sedang dalam proses merampungkan design digitalnya dan sejumlah data terkait Pemilu di Loteng juga tengah di entry dan di update untuk nanti ditampilkan secara digital ke RPP Segara Anak. Insha Alloh, sekitar Januari 2020 nanti akan di Launching," ujar Komisioner KPU Lotim Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat, Taharuddin MH menjawab wartawan di ruang kerjanya, Rabu 18 Desember 2019.

Program digitalisasi RPP ini merupakan program yang telah direncanakan oleh KPU RI dalam rangka memudahkan akses masyarakat untuk mendapatkan informasi Pemilu. 

"Program itu hampir rata-rata akan diterapkan kehampir seluruh KPU yang ada di seluruh Indonesia. Sehingga masyarakat yang tidak memiliki kesempatan waktu datang langsung ke Kantor KPU Lotim misalnya, nanti akan secara mudah dapat mengakses data atau informasi yang dibutuhkan dengan masuk ke situs digital RPP Segara Anak," kata mantan Pimpred Selaparang TV ini.

Dalam memudahkan masyarakat mengakses informasi dan data Pemilu Loteng, ada beberapa upaya juga yang dilakukan oleh KPU Lotim seperti membuat webpage di Facebook yang memuat informasi dan kegiatan KPU Lotim dalam memberikan sosialisasi kepemiluan. "Termasuk juga menyusun sebuah buku yang memuat profil anggota DPRD Lotim terpilih," ungkap Tahar.

Mantan Pemred Selaparang TV itu mengaku, sejatinya program ini sebenarnya sudah sejak tahun 2016 dimulai dari KPU RI. Meski demikian, khusus di NTB, program RPP baru dimulai berlaku tahun 2017 lalu oleh KPU NTB. 
Sedangkan, di 10 Kabupaten/kota di NTB baru dimulai sejak tahun 2018 lalu. "Untuk, KPU Lotim format RPP yang ada menjadi digital baru kita rintis pada awal tahun 2019. Dan saat ini, dalam proses perampungan data, " kata Taharuddin. 

Ia menjelaskan, bahwa format RPP yang diubah menjadi digital tersebut tentunya menjawab tantangan berbagai pihak. Misalnya, ada keinginan bahwa pemilu ke depan menggunakan e-rekap hingga e-voting. Hal itu dijawab dengan simulasi e-voting.

Selain itu, adanya pragmatisme politik membuat calon pemilih tidak mau datang dan tidak mau menggunakan hak suaranya, kemudian dijawab bahwa tidak hanya sosialisasi, tetapi juga melakukan pendidikan pemilih.

Ketika sosialisasi dan pendidikan pemilih, menurut dia, lebih pada mengubah sikap, perilaku, dan pemikiran dari masyarakat sehingga yang sebelumnya antipati, tidak tertarik pada pemilu, awalnya menolak ternyata mau datang gunakan hak suaranya, tidak pragmatis tetapi rasional dan logis.

Program tersebut merupakan simulasi dan media pembelajaran bagi semua pihak. Masyarakat bisa belajar banyak tentang pemilihan umum.

Terkait dengan kepastian e-voting. Menurut Taharudin, hingga kini belum ada keputusan dari KPU RI. Meski demikian, khusus e-rekap direncanakan akan dimulai di uji cobakan pada Pilkada Serentak tahun 2020. 

"Tapi, kalau di Lotim penerapan e-rekap ini terkendala karena infrastruktur jaringan yang belum tersedia di pelosok-pelosok. Apalagi, Lotim ada banyak gili-gili (kepulauan), sehingga memang butuh biaya tinggi kedepannya," jelasnya.

Taharuddin menuturkan, digitalisasi RPP tersebut mengaku program digital sangat cocok terlebih lagi untuk milenial.

"Untuk anak muda zaman sekarang, yang pastinya digital sangat penting. Anak muda tidak mau datang seperti ke ruangan di area kantor dan pastinya butuh inovasi baru seperti daring. Ini sangat lengkap untuk pemilih pemula," ucapnya. 

Terlebih lagi, kata Taharuddin, tersedia ruangan bisa menambah infromasi untuk remaja tentang pemilihan umum di Indonesia serta tata cara pemilihan yang benar.

Lokasi RPP digital itu di Kantor KPU Kabupaten Lotim. Di tempat itu terdapat beragam buku tentang sejarah dan kaleidoskop KPU, dokumentasi, home theater dan beragam barang lainnya, sehingga masyarakat bisa mengetahui tentang pemilu.

"Termasuk, mempublikasikan produk hukum, grafis, sejarah pemilu, suara perolehan peserta pemilu juga kita juga siapkan lewat laman KPU Lotim. Namun untuk sementara, kita upload informasi melalui akun facebook Humas KPU Lotim," tandas Taharuddin. 

"Pastinya RPP Segara Anak ini merupakan modifikasi dari RPP KPU Tasikmalaya. Tapi bedanya, RPP kami lebih lengkap informasinya," sambungnya. (GA. 211*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.