Header Ads

Ketua Rt di Kelurahan Kendo Ngaku Belum Terima Insentif Selama Empat Bulan Terakhir


Kota Bima, Garda Asakota.-

Para Ketua RT yang ada di wilayah Kota Bima patutlah merasa senang dengan adanya kebijakan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bima dalam pemberian insentif bulanan sebesar Rp500 ribu.

Namun ketika para Ketua RT lainnya telah usai menikmati insentifnya. Nasib sial dialami oleh Ketua RT 09 Lingkungan Nggaro Nangga Kelurahan Kendo Kecamatan Raba, Zaidin, yang mengaku selama empat bulan terakhir sejak bulan September hingga bulan Desember tahun 2019 ini belum menerima sepeser pun uang insentif yang diperuntukan bagi dirinya tersebut.

"Sudah empat bulan terakhir ini saya tidak pernah menerima insentif. Bukan hanya saya saja, pak. Ada juga beberapa RT lain di Kelurahan Kendo yang juga belum menerima insentif.

Kalau saya sudah empat bulan ini belum menerima insetif itu, bahkan ada yang lima bulan juga. Saya tidak tahu kenapa belum dibagikan hak orang itu oleh Lurah ini," keluh Zaidin kepada Garda Asakota saat berada di depan Kantor Kecamatan Raba Kota Bima Senin (30/12/2019).

Menariknya, berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan media ini di Kantor Kecamatan Raba, pihak Kecamatan sudah mencairkan semua anggaran insentif untuk para ketua RT ini. Hanya saja dibeberapa RT yang ada di Nggaro Nangga ini menurut Zaidin malah belum terbayarkan hingga empat bulan.

Zaidin mengaku bingung dengan mekanisme pembayaran insentif Ketua RT di Nggaro Nangga. Terkadang insentif diakuinya dibayar per dua bulan, dan sekarang justru molor hingga empat bulan.

"Mekanisme pembayaran insentif buat saya bingung. Bayangkan saja, saya sudah empat bulan belum menerima insentif. Padahal itu adalah hak kami yang wajib dibayarkan oleh mereka setiap bulannya," keluhnya lagi.

Ditambahkan Zaidin, jika dalam akhir Desember insetifnya belum juga dibayar, maka beberapa RT menurutnya akan mendatangi Kantor Kelurahan itu. Bahkan pihaknya akan mempertanyakan apa alasannya hingga haknya enggan dibayarkan.

"Yang pasti, bila sampai akhir Desember ini tidak dibayarkan, saya akan mendatangi kantor kelurahan itu. Dan anehnya lagi Lurah hanya ingin memberikan insetif RT tersebut hanya tiga bulan saja, sementara untuk bulan sebelumnya banyak yang ditunda olehnya, padahal dari kecamatan sudah membayarnya dengan lunas," kata Zaidin.

Ditempat terpisah, Camat Raba Kota Bima yang dikonfirmasi diruangannya, mengaku sudah mencairkan semua anggaran untuk pembayaran insetif RT/RW, melalui Kelurahan masing-masing, tak ada satu Kelurahan pun yang dicairkan.

"Kenapa mereka tak mau bayarkan hak orang itu?, padahal kita sudah mencairkan semuanya. Hak orang itu harus diberikan kepada yang bersangkutan. Jangan disimpan dilaci meja," kelitnya.

Sementara itu, Lurah Kendo, Surya Mahyidin Ridhah ST, dikonfirmasi wartawan via Handphone-nya, mengaku tidak tahu apakah sudah dibagikan atau belum oleh bendaharanya. Karena pembayaran insentif tersebut langsung dibagikan bendahara kelurahan kepada masing-masing RT dan RW.

"Mengenai komplain RT tersebut, Insha Alloh, besok saya akan undang semua  RT dan RW untuk lakukan klarifikasi," ujarnya.

Mengenai adanya RT yang belum menerima insentif selama empat hingga lima bulan tersebut, pihaknya mengaku tidak tahu, karena yang membagikan itu langsung bendahara Kelurahan, karena anggaran untuk insetif itu masuk dalam rekening bendahara Kelurahan.

"Untuk itu saya tidak mengetahuinya, namun oleh bendahara tetap memberikan laporan pada saya bahwa pembagian itu sudah dilakukan. Hanya saja, saya tidak tahu apakah pembayaran itu tetap per tri bulan atau seperti apa oleh bendaharanya. Untuk itu besok saya akan lakukan klarifikasi bersama seluruh RT dan RW," janji Lurah. (GA.355*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.