Header Ads

Cetak 45 Orang Sarjana Baru, Ketua Pembina Ungkap Keberhasilan STIKES Yahya Bima

Yahya, S.Km, M. Kes

Kabupaten Bima, Garda Asakota.- 

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yahya Bima kembali mewisuda sebanyak 45 orang mahasiswa-mahasiswi Keperawatan dan Kebidanan, Sabtu (14/12). Mereka yang diwisuda kali ini merupakan angkatan ke-VIII, terdiri dari jurusan D3 Kabidanan dan S1 Keperawatan.

Acara prosesi wisuda ini selain dihadiri oleh para petinggi STIKES Yahya Bima seperti Ketua Pembina STIKES Yahya Bima, Yahya, S.Km, M.Kes, juga dihadiri Pejabat LLDikti Wilayah VIII, Pande Putu Suryadinata, Pejabat yang mewakili Bupati Bima Ir H. Putarman, perwakilan organisasi profesi kedokteran dan kebidanan, serta para wisudan dan orang tua wisudawan.

Wakil Ketua STIKES Yahya Bima Ns. Julkarnain, M. Kep




Wakil Ketua STIKES Yahya Bima Ns. Julkarnain, M. Kep, merinci jurusan mahasiswa dan mahasiwi yang diwisuda yakni dari jurusan D3 Kebidanan sebanyak 6 orang, dan jurusan S1 Keperawatan sebanyak 39 orang. "Secara kompetensi, mereka ini telah siap bersaing dan mengabdikan diri kepada masyarakat dengan kerja-kerja profesi dan pelayanan," ungkapnya.


Diakuinya ada tiga hal yang diutamakan pada setiap alumni, yakni pengetahuan yang mumpuni, sikap dan etika kerja dan keterampilan yang memadai. Disyukurinya bahwa tiga aspek utama itu sudah dibekali pada mahasiswanya. “Alhamdulillah, alumni sudah dibekali keahlian dan kemampuan untuk diterapkan pada dunia kerja,” katanya.

Dengan kemampuan itu, alumni kampus setempat akan cepat terserap pada dunia kerja. Karena instansi manapun memerlukan orang yang memiliki keahlian dan kemampuan dalam bidang dan profesi yang digeluti tersebut. “Nah, alumni di sini sudah memiliki bekal cukup untuk itu,” tuturnya.

Untuk jurusan kebidanan sambungnya, agar segera mengikuti ujian kompetensi. Pasalnya, sesuai peraturan menteri bahwa program D3 kebidanan harus mengikuti ujian profesi sebagai persyaratan untuk mendapatkan STR.

“Kami juga berharap pemerintah daerah agar memperhatikan alumni kami untuk diserap di lapangan kerja,” harapnya.

Julkarnain menyampaikan terimakasih dan ucapan selamat kepada wisudawan dan wisudawati. Semoga ilmu dan pengetahuan yang didapat di kampus bisa diterapkan dengan baik di lingkungan kerja, dengan menjunjung tinggi sumpah profesi serta menjaga nama baik almamater.

Ia menambahkan, dibanding tahun lalu, jumlah wisudawan tahun ini lebih sedikit. Namun tahun depan dapat dipastikan jumlah mahasiswa yang akan diwisuda lebih banyak.

“Tahun depan akan lebih banyak. Karena ada jurusan baru yakni jurusan Ners. Selain itu juga akan ditingkatkan jurusan kebidanan menjadi S1 kebidanan dan profesi kebidanan,” terangnya. Bulan Juni 2020 nanti, pihaknya akan melakukan reakreditasi jurusan kebidanan menjadi akreditasi B agar bisa membuka S1 kebidanan.

Sebelumnya, Ketua Pembina STIKES Yahya Bima, Yahya, S.Km, M.Kes, mengungkapkan bahwa wisuda STIKES Yahya tahun 2019 ini merupakan wisuda ke-10 sejak STIKES Yahya Bima berdiri tahun 2009 silam. "Alhamdulillah sejak berdirinya sampai sekarang STIKES Yahya Bima sudah mencetak lebih dari 500 lebih alumni yang tersebar hingga Papua bahkan di Luar Negeri," ungkapnya.

Diakuinya pencapaian STIKES Yahya ini sungguh luar biasa dibalik kerja keras segenap pengelolanya. Dalam tahun ini saja, kata dia, ada dua lembaga yang memberikan penilaian kepada kampus STIKES Yahya Bima dengan hasil memuaskan dan akredasi B. "Pencapaian ini sungguh luar biasa, moga saja kedepan STIKES Yahya tetap eksis sampai selamanya," pungkas Yahya. (GA. 212*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.