Header Ads

Akbid Harapan Bunda Bima Sukses Cetak Sarjana Baru, Ahli Madya Kebidanan


Kota Bima, Garda Asakota.-

Akademi Kebidanan (Akbid) Harapan Bunda Bima, Rabu pagi (18/12) menggelar kegiatan sidang Terbuka Senat Akademi Kebidanan Harapan Bunda Bima dalam rangka Wisuda ke-XI dan Sumpah Profesi lulusan tahun 2019 di gedung Conventional Hall Kota Bima.

Dalam acara ini selain hadir segenap civitas Akademika Akbid Harapan Bunda juga hadir Asisten 3 Setda Kota Bima, Kepala Layanan Dikti, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Hj. Rini Anggriani, SE, Kadikes, Kadikbud, Perwakilan Perguruan Tinggi serta segenap Orangtua Lulusan Akbid Harapan Bunda.



Walikota Bima dalam sambutan yang disampaikan oleh Asisten 3 Setda, Drs. H. Sukri, M. Si., menyampaikan ucapan selamat kepada semua lulusan Akademi Kebidanan Harapan Bunda yang di wisuda hari ini karena telah resmi menyandang status Amd. Keb (Ahli Madya Kebidanan) beserta segala tanggungjawab yang melekat pada profesi tersebut.

"Setelah lulus sebagai Bidan tentunya harus siap mengabdi menjadi tenaga kesehatan dimanapun tenaganya di butuhkan dan apa yang di lakukan oleh Akbid Harapan Bunda hari ini merupakan jawaban dari kita semua," ungkapnya.

Menurut Walikota Bima, tenaga kesehatan memiliki tanggungjawab yang sangat besar karena menyangkut keselamatan hidup dan masa depan generasi sehingga tidaklah heran jika tenaga kesehatan atau medis mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat.

Dan diakuinya dalam rangka mendukung bidang kesehatan ini Pemerintah Kota Bima selama ini telah mengalokasikan dana lebih untuk sektor kesehatan melebihi ketentuan yang telah di tetapkan secara Nasional yaitu dengan membangun berbagai fasilitas kesehatan mulai dari Puskesmas Plus, Pustu, Polindes hingga Rumah Sakit (RS).

"Dan yang paling membanggakan adalah banyak lahirnya lembaga pendidikan Kesehatan Kota Bima yang tentunya bermuara pada peningkatan pelayanan dan kualitas hidup masyarakat. Saya ucapakan selamat mengabdi kepada para bidan baru," ucapnya.

Sementara itu dalam pengantarnya, Ketua Yayasan Akbid Harapan Bunda Bima, Mundir Mutaqin, M. Kes, mengungkapkan bahwa meluluskan XI angkatan merupakan kebahagiaan bagi segenap civitas Akbid Harapan Bunda, karena itu menjadi tolak ukur bagi pihaknya. "Di satu sisi prosesi wisuda bermakna, bahwa Akbid Harapan Bunda masih di percaya masyarakat untuk mendidik putrinya menjadi bidan yang professional,' ujarnya.

Menurutnya, tantangan pihaknya pada hari ini adalah bagaimana mengemas sistem pendidikan secara optimal yang bisa menyerap kompetensi yang di berikan karena anak anak kita dalam kehidupan dewasa ini harus berbagi konsentrasi mereka akibat dipengaruhi oleh berkembangnya tekhnologi dan lingkungan untuk itu mari kita bekerjasama menangkal semua itu.

Dalam penyelenggaraan pendidikan pihaknya terus berbenah dalam memberikan pendidikan yang tidak hanya sesuai dengan standar pendidikan yang di berikan oleh Kemenristekdikti tetapi pendidikan yang melebihi standar.

"In Syaa Allah kami terus berbenah baik dari segi SDM pun sarana prasarana, kami terus mengikuti beberapa oleh Menristekdikti dan baru baru ini kami mendapatkan bantuan alat laboratorium mutakhir dan biaya pendidikan yang cukup besar," bebernya.

Harus diakui bahwa, dari segi SDM misalnya mungkin Akbid Harapan Bunda adalah satu-satunya PTS yang jumlah dosennya Magister itu 4 orang. "Kalau S2 sih sudah pasti dan itu sudah menjadi komitmen kami untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada peserta didik kemudian dari segi sarana prasarana," akunya.

Terakhir Mundir menyampaikan ucapan terimakasih yang begitu besar kepada Pemerintah Kota Bima, pemerintah kabupaten Bima dan Dompu yang telah mensupport pihaknya dengan memberikan seluruh lahan prakteknya baik Puskesmas atau Rumah sakit dan lainnya.

Pantauan wartawan, selain mendengarkan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Nurhaedah, SST, M. MRs, juga pada momen wisuda lulusan tersebut juga dibacakan lima wisudawati meraih predikat sebagai lulusan terbaik dengan gelar Ahli Madya Kebidanan (Amd, Keb) menyandang status cumlaude. Terbaik pertama adalah Uswah Kurnia Timur dengan IP 3,68 kemudian kedua Reni Anggriani dengan IP 3,67 lalu ketiga Resty Komalasari dengan IP 3,53 kemudian Mirna Sulistyaningsih dengan IP 3,53 dan Fitri Andriani dengan IP 3,52. (GA. 003*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.