Header Ads

Terapkan Sistem Jemput Bola, Faruk Prihatin dengan Banyaknya RTLH yang Luput dari Pendataan



Kota Bima, Garda Asakota.-

Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Bima menerapkan sistem jemput bola dalam melakukan proses pendataan Calon Penerima Manfaat (CPM) Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2019.

Melalui Kepala Bidang (Kabid) Perumahan Dinas Perkim Kota Bima, A. Faruk, S. ST. Par., mengungkapkan komitmen Dinas Perkim dalam penerapan sistem jemput bola atau sistem mendatangi langsung kondisi faktual masyarakat yang ada di lapangan.

"Dan Alhamdulillah langkah ini benar benar tepat karena ternyata setelah kami turun cek, rupanya masih banyak RTLH yang selama ini luput dari pendataan bahkan cenderung sengaja diabaikan padahal itu layak untuk di akomodir oleh pemerintah. Karena itu kami telah memanggil fasilitator untuk dapat bekerja sesuai juklak juknisnya," ungkap Faruk kepada wartawan media ini, Jum'at 22 November 2019.

Pihaknya mengaku dengan menggunakan sistem itu, tidak ingin hanya duduk dibelakang meja menunggu dan menerima laporan dari fasilitator saja.

"Tetapi benar-benar melihat secara langsung kondisi faktual masyarakat di lapangan," tegasnya.

Dinas Perkim menurutnya hingga saat sekarang tetap melakukan pendataan dan verifikasi CPB itu hingga akhir Desember nanti.

"Sehingga kami belum melakukan tahapan finalisasi berapa sebenarnya jumlah CPB program BSPS tahun 2019. Terus terang,  dibeberapa lokasi yang saya kunjungi untuk mengecek langsung kondisi masyarakat kita, terkadang saya pribadi merasa terenyuh, iba dan terharu sekali karena ditengah perkembangan jaman yang semakin maju ini masih kita jumpai kondisi-kondisi sosial masyarakat khususnya hunian tempat tinggal itu jauh dari kata layak.

Dan itulah kenapa saya mewanti-wanti fasilitator kelurahan untuk jangan coba-coba memfinalisasi data CPB BSPS 2019 sebelum kami verifikasi," pungkasnya. (GA. 003*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.