Header Ads

Jelang Pilkada 2020 di Tujuh Daerah, PAN NTB Siap Usung Kader Terbaik

Ketua Tim Pemenangan Pilkada PAN Provinsi NTB, Hadi Sulthon, didampingi Sekretaris Tim, Ir H Syaiful Insan HAZ, MM, serta Wakil Bendahara Tim Pemenangan, M Nasser SH., Saat menggelar konferensi pers di Kantor DPW PAN NTB, Rabu 13 November 2019.

Mataram, Garda Asakota.-

Sebagai salah satu partai yang turut diperhitungkan dalam setiap kontestasi politik termasuk dalam ajang pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada).

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi NTB menghadapi ajang Pemilukada serentak di tujuh (7) Kabupaten dan Kota se-NTB seperti Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, mendorong setiap kader potensial PAN untuk dapat menduduki posisi nomor 01 (Balon Kada) atau 02 (Balon Wakada) dalam kancah perhelatan Pemilukada 2020.

Meski pada tujuh Kabupaten dan atau Kota se-NTB yang akan menghelat Pemilukada ini, PAN tidak mendapatkan kursi sepenuhnya dalam melakukan pengusungan, namun PAN akan membangun koalisi dengan Parpol-parpol lainnya. Tentu saja koalisi yang dibangun PAN itu adalah dengan menargetkan kemenangan  pada sekitar lima Kabupaten dan Kota se-NTB.

"Lima daerah yang kita perhitungkan memiliki peluang menang di Pemilukada serentak 2020 itu ada di lima Kabupaten dan Kota yang pertama itu di Kota Mataram, Kabupaten Bima, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Lombok Utara," jelas Ketua Tim Pemenangan Pilkada PAN Provinsi NTB, Hadi Sulthon, didampingi Sekretaris Tim, Ir H Syaiful Insan HAZ, MM, serta Wakil Bendahara Tim Pemenangan, M Nasser SH., saat menggelar konferensi pers di Kantor DPW PAN NTB, Rabu 13 November 2019.

Sementara untuk Kabupaten Dompu dan Kabupaten Lombok Tengah meski menurutnya PAN di daerah itu hanya mendapatkan masing-masing satu kursi di lembaga legislatif, namun pihaknya mengaku tetap akan berupaya mengusung kader sendiri untuk bertarung dengan kader diluar baik didalam internal partai dalam meraih dukungan pengusungan maupun ketika resmi diusung nantinya oleh sejumlah koalisi parpol.

Untuk Kabupaten Dompu karena PAN di Dompu hanya mendapatkan satu kursi namun PAN akan berusaha mendorong kader PAN sendiri yakni Ika Rezki Iryani.

"Meski PAN di Dompu hanya mendapatkan satu kursi, namun oleh karena Ika ini adalah kader potensial PAN disana maka tetap akan kita dorong untuk tampil di Pemilukada Dompu. Jadi PAN akan tetap berupaya mendorong kader itu untuk merebut posisi Balon Kada atau Balon Wakada disemua tempat," cetusnya bersemangat.

Hadi Sulthon yang juga merupakan politisi senior PAN NTB mengungkapkan dalam menghadapi Pemilukada serentak 2020 sejumlah kader potensial PAN dikabarkan telah mendaftar di PAN menjadi Bakal Calon (Balon) Kepala Daerah dan atau Balon Wakil Kepala Daerah.

Seperti di Kota Mataram, menurutnya ada dua kader potensial PAN yang akan ikut bertarung untuk Pilkada Kota Mataram. Salah satunya adalah Ketua DPW PAN NTB sendiri yakni H Muazzim Akbar yang dikabarkan juga telah mendaftar di PDI Perjuangan Kota Mataram.

Sementara yang lainnya ada nama Subuhun Nuri yang juga menyatakan siap mengambil bagian untuk ikut bertarung di Pemilukada Kota Mataram.

Untuk Kota Mataram sendiri, menurut Hadi Sulthon, PAN Kota Mataram meraup tiga kursi dewan dari sembilan kursi yang menjadi syarat pengusungan.

Sementara untuk Kabupaten Bima, dikatakannya kader PAN yang menyatakan siap untuk bertarung itu ada tiga nama yakni Anggota DPRD NTB terpilih, Ady Mahyudin, Ketua PAN Kabupaten Bima, M Aminurlah, dan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bima, Murni Suciyati.

Di Kabupaten Bima, PAN memiliki enam (6) kursi Dewan dari syarat pengusungan sembillan kursi dewan.

"Harapan kami, koalisi nantinya bisa dengan incumbent atau dengan sejumlah parpol lainnya dan itu sedang kita lakukan," ungkap Hadi Sulthon.

Di Kabupaten Sumbawa Barat ada anggota DPRD NTB terpilih yakni Muhammad Nasir yang siap untuk bertarung di Pemilukada KSB dan di Kabupaten Sumbawa ada Ketua DPD PAN Sumbawa, Burhanuddin Ja'far Salam, yang juga menyatakan siap bertarung di Pemilukada Kabupaten Sumbawa dan telah membangun pendekatan koalisi dengan sejumlah parpol lainnya.

Sementara di Kabupaten Lombok Utara, nama-nama seperti Anggota DPRD NTB terpilih yang juga Sekretaris PAN NTB yakni Hasbullah Mu'is dan mantan anggota DPRD NTB, Hadi Sulthon, dikabarkan juga siap bertarung.

Di KLU sendiri PAN memiliki empat kursi dari enam kursi yang menjadi syarat pengusungan Balonkada.

Oleh karenanya karena adanya keseriusan PAN dalam memenangkan kontestasi Pemilukada, Sulthon berharap bagi seluruh kader partai PAN yang berstatus anggota Dewan harus menunjukan keseriusannya ketika ingin tampil di Pemilukada 2020.

"Jadi kalau ingin maju harus serius dan tidak boleh main-main. Jangan lagi ada alasan menunggu adanya perubahan regulasi UU yang mengatur cuti atau mengundurkan diri bagi anggota Dewan yang ingin maju Pemilukada. Jadi sekali lagi harus serius jika ingin maju," tegasnya.

Untuk mensukseskan agenda pemenangan Pemilukada 2020, DPW PAN, menurut Sulthon sudah menginstruksikan semua DPD PAN di tujuh Kabupaten dan Kota ini membentuk Tim Pilkada dan membuka pendaftaran Balon Kada dan Balon Wakada untuk umum.

"Pada tahapannya nanti akan ada seleksi internal di PAN baik yang menyangkut kapasitas dan aspek lainnya sehingga nanti akan ada rekomendasi yang dikeluarkan bagi Balon Kada atau Balon Wakada untuk mencari Parpol koalisi," ujarnya.

Posisi Tim Pilkada PAN tingkat Wilayah akan menjadi jalur proses pengusungan antara DPD PAN Kabupaten atau Kota dengan DPP PAN.

"Usulannya diajukan dari Pengurus DPD Kabupaten dan atau Kota, kemudian DPP nanti akan mengeluarkan rekomendasi setelah melakukan koordinasi dengan DPW PAN NTB," pungkasnya. (GA. Im*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.