Header Ads

Dinas Pol PP Kobi Bongkar Sejumlah Lapak di Area Lapangan Pahlawan


Kota Bima, Garda Asakota.-

Dinas Polisi Pamong Praja (Dis Pol PP) Kota Bima melakukan penertiban dan pembongkaran terhadap sejumlah lapak tidak bertuan dan sudah ditinggal oleh pedagangnya yang berada di area lapangan Pahlawan Raba Kota Bima, Senin 11 November 2019.



Menurut Kepala Dinas Pol PP melalui Kabid Trantibum (Kabag OP), Abdurahman S. Sos saat dikonfirmasi Garda Asakota dilokasi penertiban Senin (11/11). pihaknya mengaku melakukan penertiban dan pembongkaran sejumlah lapak tidak bertuan tersebut untuk menjaga nilai estetika lapangan pahlawan sebagai lappangan bersejarah di Kota Bima agar tidak terlihat semrawut dan kumuh.

"Pembongkaran lapak tersebut dilakukan sejak kamis Pekan kemarin," ujar Abdurrahman.

Dijelaskan Abdurahman yang saat itu turut didampingi Sekretaris Dinas Pol PP, H. Supardin, kegiatan penertiban sudah berjalan selama empat hari. Dan beberapa hari sebelumnya, pihaknya mengaku telah terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pemilik lapak liar sekaligus meminta untuk membongkarnya.

Namun akibat sejumlah lapak tersebut masih berdiri kokoh dan belum dibongkar oleh pemiliknya sendiri, maka menurutnya pihak Dis Pol PP bersama seluruh anggota bahkan pemilik lapaknya pun ikut membantu melakukan pembongkaran secara bersama-sama.

"Tidak ada komplain dari pemilik lapak. Justru mereka, para pemilik lapak ikut membantu pembongkaran. Karena semua material dari pembongkaran tersebut dibawa kembali dimasing-masing kediamannya dengan baik.

Saya salut sama pemilik lapak, karena mereka begitu mengerti,.apalagi lapangan itu merupakan lapangan bersejarah yang harus dijaga kebersihannya. Dan yang kami bongkar terutama lapak yang tak bertuan alias lapak tidak aktif,"  ujarnya.

Bagaimana dengan lapak yang dibangun pemerintah?, Menurutnya, untuk lapak yang dibangun pemerintah tidak dilakukan pembongkaran.

"Hanya saja lapak itu akan dikembalikan sesuai bangunan awal, artinya semua sekat lainnya akan dibongkar dan dibiarkan los sebagaimana bangunan sebelumnya. Yang dibongkar itu adalah sekat yang ditambahkan oleh mereka, dan saat ini mereka sudah membongkarnya sendiri tanpa harus dibongkar oleh kami," jelasnya.

Pembongkaran sejumlah lapak itu, menurutnya bukan bermaksud bahwa pemerintah melarang para pedagang berjualan diarea tersebut.

"Hanya saja mereka tak diperbolehkan untuk bangun lapak semasih belum ada ijin resmi dari pemerintah seperti lapak yang dibangun pemerintah sebelumnya. Kalau pemerintah tentu tak ingin warganya sengsara, apalagi melarang untuk berjualan. Hanya saja tidak diperbolehkan bangun lapak tanpa ada ijin resmi dari pemerintah, begitu juga lapak yang dibangun pemerintah tidak diperbolehkan buat sekat apalagi dibangun tambah," ungkapnya.

Ditambahkannya, setelah dilakukan pembongkaran, pihaknya akan melakukan gotong royong bersama, untuk membersihkan semua area lapangan lebih-lebih dilokasi lapak yang dibongkar kemarin.

Karena semua ini sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai petugas. Bahkan pihaknya juga menyampaikan rasa terimakasih pada pemuda sekitar yang sudah membantu jalannya penertiban lapangan pahlawan bersejarah ini dengan baik dan bersih. (GA.355*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.