Header Ads

Curhat TKI di Bagdad Jadi Atensi Anggota DPR RI dan Aktivis Pegiat Peduli PMI

Bang Rudi Mbojo dan Bang Yusri Albima

Kota Bima, Garda Asakota.-

Curhat Mardiana, TKI asal lingkungan Langgar Selatan Desa Bugis Kecamatan Sape Kabupaten Bima yang sangat berharap ingin pulang kembali ke tanah airnya Indonesia, menjadi atensi Anggota DPR RI Dapil Sumbawa, H. Muhammad Syafrudin, ST, MM.

Saat dikonfirmasi media ini Jumat siang (15/11), pria yang kerap menangani urusan TKI asal NTB ini menyatakan kesiapannya untuk menyampaikan persoalan ini kepada Pemerintah Pusat.

Seperti kasus pemulangan TKI warga Bima di Riyadh Arab Saudi yang pernah ia tangani sebelumnya, pihaknya akan berupaya menjalin komunikasi dengan pemerintah Indonesia melalui pihak Kedutaan.

Untuk itu ia meminta kepada pihak keluarganya untuk menginformasikan identitas yang bersangkutan dan posisinya saat ini di Negara mana?. "Apakah yang bersangkutan keberangkatannya legal atau ilegal?, tolong diinformasikan kepada kami," katanya saat dihubungi wartawan koran ini, Jumat siang (15/11).

Pada prinsipnya, kata dia, semua warga Negara itu adalah kewajiban Bangsa untuk mendapatkan perlidungan baik dalam kondisi legal maupun kondisi ilegal dimanapun dia berada. Hanya saja kedepannya pria yang kerap disapa Rudi Mbojo ini mengingatkan kepada yang bersangkutan maupun pihak sponsornya agar kejadian semacam ini menjadi catatan supaya tidak diulangi lagi.

"Saya bukannya melarang tetapi mohon menjadi catatan agar kita lebih hati-hati lagi memilih Negara tujuan TKI, karena ada juga Negara yang saat ini tidak membutuhkan tenaga kerja karena sudah overlap seperti di Aman dan beberapa negara lainnya. Dan jangan lupa, gunakan sponsor dan prosedur yang legal," tandas anggota DPR RI tiga periode ini mengingatkan.

Sementara itu, Aktivis Pegiat Peduli PMI (Pekerja Migran Indonesia), Yusri Albima, SHI, MA, juga langsung merespon informasi seputar curhat TKI asal Bima NTB tersebut yang ingin segera pulang ke Indonesia.

Kepada Garda Asakota, eks Staf Pelaksana Fungsi Konsuler KBRI Muscat dan KBRI Khartoum ini mengaku telah meneruskan informasi tersebut kepada rekan-rekannya di KBRI Bagdad dan Dir PWNI BHI Kemlu RI. "Sudah saya teruskan ke kawan-kawan di KBRI Bagdad dan Dir PWNI BHI Kemlu RI," ungkap pria yang saat ini sebagai Wakil Ketua Umum Garda PMI Bidang Advokasi dan Pelindungan PMI ini. (GA. 212*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.