Header Ads

Proyek Puskesmas Paruga Diawasi Ketat, PPK Akui Pelaksana Selalu On-Schedule


Kota Bima, Garda Asakota.-

Selama 180 hari kalender atau dalam masa enam bulan mulai Juli hingga akhir Desember 2019 ini, Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Kesehatan (Dikes) tengah melaksanakan kegiatan proyek pembangunan Fasilitas Kesehatan Puskesmas Paruga yang menelan biaya sebesar Rp9,1 Milyar.

Proyek ini bersumber dari Dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2019 yang dikerjakan oleh PT. Putra Lintas Raya. "Memang benar bahwa saat ini tengah dikerjakan pembangunan Puskesmas Paruga dengan biaya sebesar Rp9,1 milyar lebih yang bersumber dari DAK 2019," ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Adi Aulia, ST, M.Sc, Def, kepada wartawan, Senin pagi (21/10).

Dari alokasi dana tersebut diakuinya untuk pengerjaan berbagai ruangan maupun fasilitas Puskesmas mulai dari ruang rawat jalan berupa ruang poli, ruang rawat inap untuk 30 cover bed atau tempat tidur hingga pembuatan taman. "Intinya semua hal yang berhubungan dengan kebutuhan ruang pelayanan kesehatan di Puskesmas Paruga nantinya akan terpenuhi," ungkapnya.

Pihaknya selalu menekankan kepada pelaksana proyek agar mengutamakan kualitas pekerjaan sesuai dengan speknya supaya tidak ada persoalan atau kasus apapun yang muncul di kemudian hari.

Namun diakuinya bahwa sejauh ini berdasarkan hasil pantauan dan pengawasan pihaknya bersama Tim T4D bahwa pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut selalu on-schedule dan tidak ada yang tidak sesuai dengan spek.

"Kalaupun ada kami tegur dan sarankan untuk segera di perbaiki atau dibenahi. Jadi, harapan kami tentu saja kualitas bangunan harua bagus dan waktu pelaksanaan harus selesai tepat waktu," pungkasnya. (GA. 003*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.