Header Ads

Pekerjaan Proyek Infrastruktur Kelurahan Menunggu Pencairan Dana Tahap Kedua

Lurah Jatibaru bersama warga.

Kota Bima, Garda Asakota.-

Di hampir tiap kelurahan se Kota Bima pada tahun ini tengah gencar melaksanakan pekerjaan program dana kelurahan yang diperuntukkan khusus untuk menangani infrastruktur lingkungan skala kecil dan menengah yang belum tersentuh belum oleh pemerintah daerah melalui dana APBD dengan item pekerjaan mulai dari rabatnisasi, drainase, talud dan sebagainya.


"Adapun nominal dana per kelurahan sebesar Rp370 juta," ungkap Lurah Jatibaru Barat, Tasrif, S.bk, kepada Garda Asakota Rabu pagi (9/10).

Diakuinya, untuk tahap pertama dana kelurahan sebesar Rp200 juta dititik beratkan pada pekerjaan rabatnisasi dan drainase sepanjang 110 m dan lebar 160 cm sesuai  dengan RABnya, tetapi pihaknya bersyukur justru yang dikerjakan berdasarkan fakta akhir pengukuran bukan lagi sesuai RAB malah justru tambah volume nya sepanjang 150 meter.

 "Ini semua berkat dukungan dan partisipasi swadaya masyarakat yang berada di lokasi kegiatan. Saya sangat mengapresiasi peran serta masyarakat yang sangat luar biasa," ungkapnya.

Sementara untuk tahap selanjutnya sampai hari ini belum di laksanakan karena memang sedang dalam proses penyelesaian administrasi tahap pertama. Tetapi dipastikannya dalam minggu ini sudah bisa action kembali mengingat tenggang waktu pelaksanaan kegiatan program dana kelurahan ini hanya sampai akhir tahun. "Moga saja administrasi ini di percepat mengingat waktunya cukup singkat yaitu hingga akhir tahun ini," harapnya.

Lurah menambahkan, selain item pekerjaan di atas di kelurahannya masih ada beberapa item yang akan di kerjakan yaitu talud di lingkungan Sapaga sepanjang 300 m kemudian jalan lingkar belakang kantor lurah 200 meter dan Rabatnisasi di Rt. 07 lingkungan Lela sepanjang 70 meter.

Hal senada juga di sampaikan oleh Camat Rasanae Barat, Hj. Suharni, SE. Kepada wartawan ia mengakui bahwa hampir semua kecamatan sedang menyelesaikan proses SPJ tahap pertama dan itu bukan sebuah pengakuan tetapi fakta.

"Kenapa prosesnya agak lama?, yah tentu saja pemerintahan yang baru perlu kehati-hatian dalam menyelesaikan administrasi ini agar tidak menimbulkan masalah besar di kemudian hari. Kalau soal fisik pekerjaannnya sih Alhamdulillah semua sudah selesai dan itu bisa saya lihat langsung di lokasi kegiatan," aku mantan Lurah Pane ini. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.