Header Ads

Pembangunan Rumah Jenis Insitu, Rampung September Ini



Kota Bima, Garda Asakota.-

Terlihat kesibukan penyelesaian pekerjaan bedah rumah banjir jenis insitu di salah satu kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Jatibaru Kecamatan Asakota Kota Bima. Kondisi tersebut sepertinya menjawab beragam pertanyaan publik terkait lamanya proses pembangunannya yang di gadang-gadang  sesuai targetnya akan selesai pada akhir Agustus lalu tetapi harus molor hingga September ini.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Bedah Rumah Banjir Insitu, Fitrah, ST, menyampaikan bahwa sebagai manusia pihaknya mengaku hanya bisa merencanakan dan menargetkan program tersebut akan selesai kapan, tetapi siapa yang bisa menduga dan mengira akan ada kendala di tengah proses pekerjaan sehingga molor sampai akhir Agustus.

"Tetapi Alhamdulillah meski molor dari target awal yaitu seharusna tuntas pada akhir Agustus lalu karena sesuatu kendala, namun kami bisa pastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan pembangunan program rumah banjir jenis Insitu di puluhan kelurahan terdampak banjir bandang beberapa tahun lalu akan selesai pada September ini.

Karena untuk saat ini progres untuk seluruh kelurahan yang belum rampung telah memasuki 90 hingga 95 porsen hanya menunggu finishing saja," jelasnya kepada wartawan, Senin pagi, (02/09).

Diakuinya, beberapa kelompok masyarakat saat ini tengah menyelesaikan proses pekerjaan  plafon dan pengecatan sebagai proses akhir dari pekerjaan rumah banjir jenis insitu ini. "Sebagian ada yang telah rampung, sebagian lagi tengah dalam proses pekerjaan pemasangan plafon dan pengecatan," tambahnya.

Kata dia hanya beberapa kelurahan saja dari 38 kelurahan se-Kota Bima yang tidak mendapatkan alokasi program bedah rumah banjir insitu ini karena memang tidak terdampak banjir pada banjir bandang  tiga tahun lalu seperti Kelurahan Kolo, Nungga, Kodo, Oi Foo, Lampe, Lelamase, Nitu, dan Rite.

Sementara itu salah seorang warga penerima manfaat program bedah rumah banjir Insitu, Ahmad membenarkan apa yang disampaikan oleh pihak pemerintah. Seharusnya, kata dia, sesuai target Pokmas maupun Faskel dan Pemerintah, program ini akan selesai akhir Agustus lalu, namun karena sedikit kendala yaitu terkait tenaga kerja tukang akhirnya target tersebut harus diundur pihaknya hingga akhir September ini.

"Dan itu komitmen yang kami yakini bisa kami wujudkan apalagi sekarang hanya proses penyelesaian beberapa item fisik saja yaitu pemasangan plafon dan pengecatan seperti yang kami laksanakan saat ini. Kami harap tidak ada lagi kendala," tandasnya. (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.