Header Ads

Meski Anggaran Terbatas, Pemilihan BPD Desa Sondosia Berjalan Aman Dan Sukses

Tampak suasana pemilihan BPD Desa Sondosia Kabupaten Bima NTB.

Bima, Garda Asakota.-

Meski mengalami keterbatasan anggaran, Pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2019 – 2025, Senin,09/09/2019, yang diselenggarakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemerintah Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima berlangsung aman dan kondusif. 

Syamsuddin, SH selaku Ketua panitia pemilihan BPD Desa Sondosia Saat diwawancara oleh awak media mengatakan, bahwa proses pemilihan BPD yang dilaksanakan langsung di beberapa dusun setempat, pemilihannya sudah diberlangsungkan sejak tanggal 2 sampai dengan tanggal 9 September, dan hari terakhir pemilihan dilaksanakan pada hari ini.

Selama pemilihan BPD berlangsung, pihaknya mengaku tidak mengalami kendala apapun baik dari masyarakat maupuun dari para kandidat yang mencalonkan diri sebagai anggota BPD. Malah sebaliknya, menurutnya, selama pihaknya melaksanakan pemilihan ini, apresiasi yang luar biasa  diperoleh pihaknya dari masyarakat dengan terlihat begitu antusiasnya masyarakat dalam memeriahkan pesta demokrasi pemilihan anggota BPD tersebut. 

"Dalam kegiatan Pemilihan BPD Desa Sondosia, hingga saat ini, walaupun kami mengalami Keterbatasan anggaran, akan tetapi kami tetap optimis untuk bisa mengsukseskan pemilihan BPD tersebut. Dan Alhamdulillah sampai pada hari ini masih berlangsung dan berjalan lancar, aman dan tertib, tanpa ada halangan serta kendala”, ungkap Pria yang biasa disapa Dae Syam tersebut.

Sambung Syamsudin, kepada para calon BPD Desa yang terpilih nantinya, untuk bisa menjalankan tugas dan amanah dengan baik. Serta bisa ikut menyuarakan aspirasi masyarakat desa. 

“Kami atas nama pribadi dan kepanitiaan pelaksana  Pemilihan BPD  menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah desa, dan pihak keamanan serta seluruh masyarakat desa yang sudah turut serta menyukseskan pelaksanaan pemilihan anggota BPD desa Sondosia”, terangnya. 

Disisi lain, Kades Sondosia, Jauhari Irfani, SP  mengatakan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. BPD dapat dianggap sebagai “parlemen”nya desa. Dalam Undang-undang no 16 Tahun 2014 Fungsi BPD antara lain adalah membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Desa dan melakukan pengawasan kinerja Kepala Desa.

“Terbentuknya BPD bertujuan mendorong terciptanya partnership yang harmonis serta tidak konfrontatif antara kepala desa sebagai kepala pemerintah desa dan BPD sebagai wakil-wakil rakyat desa. BPD haruslah hadir sebagai fungsi kontrol atas kekuasaan eksekutif desa dan lembaga kepercayaan masyarakat. Karena, lahirnya Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dinilai sebagai institusi politik demokrasi di masyarakat pedesaaan yang memberikan suasana demokratis di desa”, jelas Jauhari.

Masih kata jauhari, momentum ini secara tidak langsung sebenarnya ini adalah momen bagi masyarakat desa untuk benar-benar sadar akan pentingnya memilih para calon-calon anggota BPD sebagai Lembaga Legislatif desa, yang dapat di pertanggung jawabkan serta diandalkan. 

“Kepada calon anggota BPD yang terpilih nanti agar benar-benar bekerja dengan baik, kalian sudah dipilih oleh masyarakat jadi jalankan amanah dari masyarakat itu dengan baik”, pungkasnya. 

Kepada panitia pelaksana, kami atas nama pemerintah desa Sondosia, menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya, walaupun terkendala akan ketersediaan anggaran yang terbatas. "Tapi Alhamdulillah sampai pada hari terakhir ini, kepanitiaan mampu menyelenggarakan pesta demokrasi pemilihan BPD dengan lancar, aman dan sukses," pungkasnya. (GA. Yan*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.