Header Ads

HML Siap Lepas Jabatan Walikota Bima, Bila...!


Kota Bima, Garda Asakota.-

Walikota Bima HM. Lutfi SE (HML), menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan yang dilakukan pihaknya jauh dari unsur upeti atau iming-iming uang dari pejabat yang meminta jabatan. Penegasan itu disampaikannya usai pelantikan sejumlah Pejabat yang digelar di aula Pemkot Bima Kamis (19/9). "Saya siap melepas jabatan saya sebagai Walikota bila menerima upeti dari pejabat lingkup Pemkot," tegasnya kepada wartawan, Kamis (19/9).

Mantan anggota DPR RI dua periode ini menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan jabatan kepada orang yang bekerja sungguh-sunguh, meski skill kemampuannya kurang, namun konsep dalam bekerja menuju pembangunan daerah ke arah lebih baik itu ada. Diapun menegaskan bahwa pihaknya tak ingin memberikan jabatan orang yang nantinya malah akan mencebloskan dirinya dengan Wakil Walikota Bima.

"Yang pasti saya akan memberikan jabatan kepada orang yang mau bekerja. Suatu hal yang mustahil bila saya berikan jabatan pada orang yang tak ingin bekerja, meski dia pintar tapi hasil kerjanya tidak maksimal sama halnya bohong. Lebih baik memberikan jabatan pada orang yang bodoh namun memiliki konsep jelas," imbuhnya.

HML meyakini bahwa karakter orang Bima adalah orang yang mau bekerja secara sungguh-sungguh di daerahnya. Bahkan runutannya, orang Bima begitu banyak memiliki jabatan, baik jabatan politis maupun di tingkat ASN.

"Artinya orang Bima banyak menjabat sebagai Walikota dan pejabat Negara lainnya di Indonesia. Untuk itu, saya berharap bekerjalah dengan sungguh-sungguh demi daerah, dan cintailah daerah ini meski hanya sedikit. Siapa lagi kalau bukan kita yang membangun daerah ini," harap Walikota Bima seraya mengajak semua pejabat lingkup Pemkot Bima untuk terus bekerja secara sungguh-sungguh.

"Tak ada lagi istilah bahwa ini bukan orang kita dan itu adalah orang lain. Buatlah Daerah Kota Bima kemilau melalui pikiran-pikiran jernih, serta cintailah daerah ini meski hanya sedikit, karena daerah yang ditempati kita saat ini butuh orang yang bekerja dengan nurani bukan dengan pemaksaan," ajaknya. (GA. 355*)

1 comment:

elshandy creative. Powered by Blogger.