Header Ads

Gubernur Tepis Isu Orang Dekat Intervensi Lelang Gili Tangkong

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah (Sumber Foto: Humas Pemprov NTB)

Mataram, Garda Asakota.-

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menegaskan telah memberikan instruksi kepada Panitia Beauty Contest atau Panitia Lelang Pengelolaan Gili Tangkong agar dapat dilakukan secara objektif tanpa terpengaruh oleh adanya intervensi dari siapa pun.

"Saya sudah katakan pada Panitia, siapa pun tidak boleh mengintervensi. Anda harus putuskan secara objektif," tegasnya kepada wartawan media ini, Jum'at 07 September 2019.

Pria yang akrab disapa Bang Zul ini juga menepis tudingan adanya orang dekat Gubernur yang ikut mengintervensi proses seleksi calon mitra pengelola Gili Tangkong. Ia menegaskan, Pemprov NTB dan seluruh jajarannya tetap memegang teguh prinsip kebebasan dan kesamaan peluang dalam berinvestasi di daerah ini.

"Ini berkaitan dengan investasi ratusan milyar. Jadi saya tetap berupaya untuk tetap berada pada posisi yang netral tanpa melakukan intervensi dan meminta panitia untuk bekerja secara objektif tanpa khawatir dengan adanya intervensi atau tekanan dari siapapun," tegasnya lagi.

Melalui Kepala Biro Humas Protokol Setda NTB, Najamudin Amy, S.Sos., MM., dalam berbagai kesempatan Gubernur NTB selalu menegaskan bahwa kesamaan peluang dalam berusaha adalah salah satu prinsip yang menjadi penopang kemudahan berinvestasi.

Setiap orang yang ingin berusaha, menurutnya harus mendapatkan perlakuan yang sama tanpa memandang kedekatan dengan otoritas tertentu. Prinsip ini masih dipegang teguh oleh Pemprov NTB saat ini.

Pemprov NTB selalu membuka peluang bagi siapapun yang ingin berinvestasi di NTB. Dalam proses penunjukan investor yang akan mengelola Gili Tangkong, Pemprov NTB tetap mengedepankan penilaian berdasarkan standar yang sudah ditentukan.

“Tidak boleh ada manipulasi dalam proses ini,” ujarnya.

Gubernur pun telah meminta pihak yang menyebarluaskan kabar terkait adanya intervensi dirinya melalui orang dekatnya ini untuk segera mengklarifikasi tuduhannya. Sebab, hal ini dapat mencoreng upaya Pemprov NTB dalam membangun iklim berinvestasi yang sehat dan kompetitif.

“Kita sedang berjuang agar orang percaya bahwa berusaha di NTB itu mudah dan menyenangkan. Serta tetap mengedepankan kompetisi yang sehat,” tegasnya.

Mengingat pentingnya hal ini, Najamuddin mengutarakan bahwa Gubernur telah melakukan klarifikasi langsung terhadap jajarannya. Termasuk, orang yang disebut sebagai orang dekatnya. Dan hasilnya, tuduhan tersebut sama sekali tidak terbukti.

Untuk diketahui, Pemprov NTB telah menggelar tahapan pemilihan calon mitra pengelola Gili Tangkong. Pemilihan calon mitra ini dilakukan oleh Panitia Pemilihan Mitra Kerjasama Pemanfaatan Aset Daerah Provinsi NTB yang diketuai Dr. Prayitno Basuki, MA.

Pada tahap awal, terdapat delapan calon mitra yang memasukkan dokumen untuk mengikuti proses pemilihan ini. Selanjutnya, dari seleksi kualifikasi, panitia mendapatkan enam perusahaan yang memasukkan dokumen. Lalu terakhir, ada tiga perusahaan yang memasukkan dokumen penawaran. Mereka adalah PT. Heritage Resort and Spas (Bintan), PT. Istana Cempaka Raya (Mataram) dan PT. Ananda Tangkong Paradise (Denpasar). (**)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.