Header Ads

Dianggap Lambat Putuskan Figur Ketua DPRD, Satriawandi: Golkar Tidak Ingin Gegabah

Wakil Ketua Bidang Pemuda DPD Partai Golkar yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD NTB, Lalu Satriawandi.

Mataram, Garda Asakota.-

Lambatnya penentuan siapa yang menjadi Ketua DPRD NTB dari Partai Golkar saat sekarang menuai pertanyaan dan pembahasan di Lembaga Dewan. Pembicaraan ini makin mengemuka manakala partai-partai lain seperti Partai Gerindra telah menunjuk figur Wakil Ketua DPRD nya yakni H Mori Hanafi, Wakil Ketua DPRD NTB dari PPP adalah H Muzihir dan Wakil Ketua DPRD dari Partai PKS yakni H Abdul Hadi.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Bidang Pemuda DPD Partai Golkar yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD NTB, Lalu Satriawandi, mengatakan paska DPD I mengusulkan beberapa nama yang menjadi Calon Ketua DPRD NTB beberapa waktu lalu, saat sekarang DPP Partai Golkar tengah melakukan pengkajian mendalam terhadap beberapa nama yang diusulkan tersebut.

"Hal ini harus dimaklumi karena dari beberapa nama yang diusulkan itu, DPP tentu akan melakukan pengkajian secara mendalam terhadap beberapa aspek kriteria dan track recordnya. Apakah figur itu bermasalah secara hukum atau tidak, sehingga memang butuh waktu untuk memproses hal ini. Tidak dilakukan secara gegabah, Insha Alloh dalam bulan ini akan keluar koq hasil putusan dari DPP," ujar Lalu Satriawandi kepada sejumlah wartawan, Selasa 10 Seotember 2019, di Kantor DPRD NTB.

Menurut pria yang juga kini menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD NTB, pada saat pleno pembahasan figur-figur yang akan diusulkan menjadi calon Ketua DPRD NTB, tidak membahas berkaitan dengan nama. 

"Namun pada saat itu pembahasannya lebih pada aspek kriteria dan pada saat itu lima nama dianggap memenuhi kriteria yang diusulkan menjadi Calon Ketua DPRD. Dari lima nama yang memenuhi kriteria itu ada nama pak misbach, ada pak hafid dan ada juga nama saya (Lalu Satriawandi, red.). dan ada juga ibu isvie (Ketua DPRD sementara, red.), serta ada pak busrah. Jadi mereka itu sudah jelas masuk kriteria yang diusulkan sebagaimana diatur didalam Peraturan Organisasi (PO) Partai," ungkap Satriawandi.

Didalam PO itu, lanjutnya, diatur bahwa figur yang diusulkan itu adalah pengurus harian yang berada di level yang sama. Yang kedua, lanjutnya, berpengalaman di level yang sama atau setingkat diatasnya. (GA. Im*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.