Header Ads

BMMB Jabodetabeka-Banten Akan Gelar Mubes, Sejumlah Tokoh Bima Disebut Akan Ikut Bertarung


Jakarta, Garda Asakota.-

Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB) akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) VII. Acara yang akan dilangsungkan pada 29 September 2019 ini bertema “Diaspora Bima: Merangkul Kebersamaan; Memperkokoh Persatuan Bangsa”. Mubes kali ini akan digelar di di Grand Sahid, Jakarta Pusat. Dalam acara tersebut, akan dilakukan pemilihan ketua umum. 

Sejumlah tokoh-tokoh asal Bima yang berkarir di seputaran Jabodetabeka-Banten disebut-sebut akan meramaikan bursa calon ketua umum BMMB periode 2019-2022. Mereka berasal dari latar belakang profesi yang beragam. 

Dari percakapan di media sosial, muncul nama-nama sebut saja Dudi Fahrudin, seorang pengusaha yang concern dengan aktivitas kebudayaan Bima. Ketua Yayasan Rimpu Mbojo ini juga dikenal sebagai produser film yang bertema khazanah kearifan lokal Mbojo dan telah malang melintang di dunia entertainment, seni dan budaya. 

Selanjutnya, Syarif Hidayatullah, seorang pengacara yang kerap nongol di layar kaca tatkala beracara di Mahkamah Konstitusi RI. Alumni HMI Cabang Malang ini pernah menjadi Ketua Kerukunan Pelajar Mahasiswa Bima (KPMB) Malang-Jawa Timur dan Pengurus Teras di Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Nama lain, Salahuddin Gaffar, seorang pengacara yang ahli pada hukum perburuhan dan sengketa perusahaan. Dia fokus pada perlindungan buruh di seputaran Jabodetabeka. Sekretaris Forum Investor Bekasi (FIB) ini juga sukses menghimpun pengusaha muslim untuk membangun ekonomi umat.

Anggota Steering Committee (SC) Mubes VII BMMB Ilham AR.

"Kita membuka ruang bagi siapa pun Putra Putri Terbaik Bima untuk mengabdi memajukan BMMB, bukan hanya wacana di media sosial, tapi juga di dunia nyata dengan membawa ide-ide segar bagi perubahan BMMB" kata salah satu anggota Steering Committee (SC) Mubes VII BMMB Ilham AR, di Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).

Sejumlah nama lainnya dengan latar belakang profesi sebagai akademisi, pengusaha, jurnalis, birokrat, pengacara, aktivis, petinggi militer dan kepolisian juga bermunculan dan dinilai layak menduduki posisi tersebut.

"Ini adalah hajatan demokrasi bagi internal BMMB, dengan harapan memberikan pembelajaran bagi entitas lain bagaimana berdemokrasi dengan menjunjung tinggi etika dan persaudaraan, sebab bagaimana pun para bakal calon itu adalah orang tua dan panutan kita semua," kata Ilham yang juga Fungsionaris DPP KNPI itu.

Siapa pun yang berniat maju menjadi calon ketua umum BMMB, diharapkan mampu membawa BMMB sebagai wadah silaturrahmi dan organisasi paguyuban yang menghimpun potensi dan sumberdaya dou mbojo (orang Bima) di perantauan. 

Tokoh asal Bima lainnya seperti Burhanuddin mengatakan "Sudah saatnya pengalaman mereka di dunia profesi masing-masing dimanfaatkan untuk kepentingan daerah, mempererat tali silaturrahmi dan rasa kekeluargaan yang tinggi" ujar Mantan Walikota Jakarta Barat itu.

“Kami berharap mubes VII BMMB ini dapat menjadi momen refleksi SDM Bima terbaik di semua sektor bagaimana merumuskan rekomendasi yang konstruktif bagi kemajuan daerah, bangsa dan negara yang lebih baik di masa mendatang”, kata Irjen. Pol. (purn) Kamil Razak, seorang tokoh Polri kebanggaan Bima. (GA. Im**)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.