Header Ads

Bersama Bupati, Dirjen Hortikultura Kementan RI Tinjau Lokasi Tanaman Bawang Putih

Bupati Bima saat mendampingi Dirjen Hortikultura yang diwakili oleh Direktur Pembenihan Hortikultura RI, Ir. Sukarman, meninjau budidaya tanaman bawang putih pada dataran rendah yang berlokasi di So Dore desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima. (Foto Warid Mbojo, Humaspro). 

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Dirjen Hortikultura yang diwakili oleh Direktur Pembenihan Hortikultura RI, Ir. Sukarman, bersama Bupati Bima, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima beserta jajarannya, Camat Belo, dan para anggota Kelompok Tani, Kamis (5/9) melakukan peninjauan budidaya tanaman bawang putih pada dataran rendah yang berlokasi di So Dore desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Momentum ini juga ditandai dengan panen perdana bawang putih oleh Bupati Bima bersama Direktur Pembenihan Hortikultura Kementerian Pertanian RI.




Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Ir. Indra Jaya, menjelaskan lokasi tanaman bawang putih yang berada di  So Dore desa Lido Kecamatan Belo ini merupakan penangkaran milik UD. Yamin dengan luas areal 3 Ha. Diakuinya lahan tersebut dirasakan sangat cocok untuk budidaya bawang, karena keberadaan bawang putih selain tumbuh di dataran tinggi juga bisa tumbuh di dataran rendah.

Dengan kedatangan Dirjen Hortikultura yang diwakili oleh Direktur Pembenihan Hortikultura RI Kadis Pertian merasa bangga karena Dirjen secara langsung bisa melihat hamparan luas tanah yang dimiliki oleh daerah Kabupaten Bima khsusunya yang berada di So Dore desa Lido Kecamatan Belo  Kabupaten Bima. "Kawasan ini sangat cocok untuk ditanami bawang putih pak Dirjen," sebutnya.

Sementara, Dirjen Hortikultura yang diwakili oleh Direktur Pembenihan Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Ir. Sukarman berharap hamparan luas tanah yang berada di So Dore desa Lido Kecamatan Belo ini dapat menjadi sentra produksi bawang putih di Kabupaten Bima sehingga berdampak pada meningkatannya pendapatan para petani bawang. "Ini juga sekaligus bisa mengejar target swasembada bawang putih pada tahun 2020 mendatang," katanya.

Diakuinya, lokasi ini dirasakan sangat sesuai dengan karakteristik tanaman bawang putih yang juga cenderung dengan iklim dataran rendah sehingga dari percobaan ini kedepanya tanaman bawang putih bisa tumbuh dan dapat ditingkatkan produksinya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, menyampaikan bahwa kebutuhan bawang putih masih diperlukan terutama kebutuhan bawang putih Indonesia diprediksi masih dipenuhi oleh pasokan impor hingga 2021 mendatang. Oleh karena itu, kata dia, dengan adanya peninjauan lokasi keberadaan bawang putih ini kedepannya bisa menyumbangkan swasembada produksi bawang putih di dalam negeri melalui keberadaan UD. Yamin sebagai lokasi penangkaran dari hasil produksi bawang tersebut. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.