Header Ads

Dubes RI di Rusia, Tawarkan Kerjasama Pendidikan dan Wisata Untuk NTB

Duta Besar RI untuk Rusia, M. Wahid Supriyadi, saat berpose dengan rombongan Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Dr Andy Tirta M.Sc., di kantor Kedubes RI untuk Rusia, 12 Agustus 2019.

Moscow, Garda Asakota.-

Dunia pendidikan di Indonesia khususnya di Provinsi NTB saat sekarang ini mulai bergeliat. Dibawah kepemimpinan Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah dan Wakilnya, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah, berbagai tawaran kerjasama pendidikan Luar Negeri pun mulai berdatangan.

Setelah sukses menjalin kerjasama pendidikan dengan Malaysia, Polandia dan beberapa negara lain. Kali ini tawaran kerjasama pendidikan pun datang dari Negara Rusia.

Melalui Duta Besar RI untuk Rusia, M. Wahid Supriyadi, tawaran kerjasama pendidikan dan tawaran kerjasama dalam bidang pariwisata serta kerjasama pada bidang yang lainnya pun mulai ditawarkan untuk Pemerintah Provinsi NTB.

"Dubes RI untuk Rusia sangat mendukung UTS dan Pemprov NTB menjalin kerjasama pendidikan dengan universitas-universitas di Rusia. Hal ini dikarenakan banyak kampus-kampus, terutama yang berbasis teknologi adalah kampus dengan fasilitas dan mutu yang bagus bahkan sangat baik. Di antaranya termasuk yang berkembang adalah tentang pertanian, pertambangan, bioteknologi dan juga permesinan," ujar M Wahid saat dikunjungi oleh Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Dr Andy Tirta M.Sc., di kantor Kedubes RI untuk Rusia, 12 Agustus 2019.

Pihak Kedubes RI mengaku akan berusaha membantu Pemprov NTB dalam membangun komunikasi dengan pihak Kedubes Rusia di Jakarta terkait dengan jalinan kerjasama ini dengan Pemda NTB.

Apalagi, Duta Besar RI untuk Rusia ini yang baru saja mendapatkan gelar Honarary Professor dari Tomsk State University di Siberia-Rusia  serta Rekor MURI untuk kegiatan Festival Indonesia ini, ternyata juga sangat concern dengan dunia pendidikan.

“Saya berharap ada banyak orang Indonesia bisa mengambil studi S2-S3 nya di Rusia, karena kualitasnya yang tidak kalah dengan Amerika dan Eropa," tutur Wahid

Dubes RI untuk Rusia ini mengaku sangat antusias untuk berkunjung ke NTB dan membicarakan hal ini juga dengan Gubernur NTB termasuk mengajak Gubernur NTB untuk berkunjung ke Rusia untuk mempromosikan wisata ataupun peluang kerjasama dengan pihak Rusia.

"Pemerintah Rusia juga akan memprioritaskan penerimaan mahasiswa S2 dan program PhD dari UTS maupun dari Universitas-universitas yang berasal dari NTB," kata M Wahid.

Sementara itu, Rektor UTS, Dr Andy Tirta M.Sc., mengungkapkan rombongan dari UTS juga akan diberikan jalur komunikasi khusus dengan wakil Rektor salah satu universitas di Siberia, Rusia yang fokus untuk dunia pertambangan, mengingat potensi pertambangan di Sumbawa-NTB yang tinggi.

"Dalam kunjungan ke NTB, Bapak Dubes juga akan mengunjungi UTS," ujarnya bangga.

UTS sendiri berhasil membuat takjub civitas Fakultas Pertanahan  Moscow State University. Terbukti dengan hasil diskusi dan presentasi yang dilakukannya, pihak Moscow State University langsung membuat MoU dengan Fakultas Pertanahan Moscow State University.  Moscow State University (MSU) adalah universitas terbaik di Rusia dan masuk ranking 84 dunia. (GA. Im**)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.