Header Ads

Ruslan Turmuzi: 20 Tahun Dipercayai di Gedung Udayana, Rp200 Milyar Dana Aspirasi Dipersembahkan Untuk Bangun Loteng


Drs H Ruslan Turmuzi

Mataram, Garda Asakota.-

Menjadi sosok seorang Politisi yang terus menerus mendapatkan kepercayaan dari rakyat untuk mewakili mereka duduk sebagai anggota Dewan, itu tidaklah mudah. Itu menandakan bahwa sosok politisi itu sangat disukai dan dicintai oleh konstituennya baik karena akomoditasnya dalam memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi rakyatnya dan sikap inklusivismenya terhadap semua kelompok sehingga mudah diterima oleh semua pihak.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Drs H Ruslan Turmuzi, adalah salah satu sosok politisi yang mendapatkan amanah secara terus menerus dari rakyatnya di Daerah Pemilihan Lombok Tengah (Loteng). Dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Periode 2019-2023 untuk kursi DPRD NTB Dapil Loteng, pria yang akrab dikenal dengan jargon ‘Lurus Jalan (Ruslan)’ ini, untuk kali kelima periodesasi keanggotaan di DPRD NTB berhasil merengkuh ‘cinta’ masyarakat yang menjadi konstituennya disana.

Lantas apa yang menjadi kunci hingga ia tetap mampu meraih amanah selama Lima Periode berturut-turut?. Pria yang dikenal sangat ramah dengan para kuli tinta ini mengaku kuncinya adalah memahami dan melayani apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang diwakilinya.

“Misalkan permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah pada sector kesehatan. Memahaminya jangan An sich pada aspek penyediaan fasilitas kesehatan saja. Akan tetapi perlu juga diperhatikan aspek penataan lingkungannya. Sehingga dari sanalah starting kita memenuhi apa yang menjadi aspirasi masyarakat baik dari aspek penataan lingkungan dan perbaikan rumah-rumah kumuh, penyediaan air bersih, pemasangan listrik gratis dan lainnya,” ujar pria yang rutin menjadi anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTB ini kepada wartawan media ini, Rabu 03 Juli 2019, di ruang Komisi IV DPRD NTB.

Begitu pun pada aspek bagaimana menggerakan sector ekonomi masyarakat Loteng. Karena masyarakat Loteng rata-rata menyandarkan kehidupan pada sector pertanian, maka dirinya mengaku menitikberatkan supportnya pada para petani. “Berbagai kesulitan petani dalam aspek pembibitan, irigasi dan pemenuhan sarana produksi menjadi focus perhatian kami selama menjadi anggota Dewan. Termasuk membangun embung-embung rakyat,” cetusnya.

Menariknya dalam menyalurkan dana aspirasi selama dirinya menjadi Wakil Rakyat dari Dapil Loteng, pihaknya mengaku tidak hanya memfokuskan pemberian dana aspirasinya itu khusus pada wilayah-wilayah yang diwakilinya saja. Akan tetapi penyaluran dana aspirasi yang menjadi haknya sebagai anggota Dewan itu, didistribusikan melingkupi 12 Kecamatan yang ada di Loteng. Menurutnya tidak ada ekslusivisme dirinya atau pembedaan dalam menyalurkan dana aspirasi itu, semua mendapatkan perhatian yang sama sesuai dengan prioritas atau parameter kebutuhan.

“Jadi tidak hanya focus di Kecamatan-kecamatan yang diwakili tapi hampir 12 Kecamatan di Loteng menjadi sasaran distribusi dana aspirasi. Kalau ditotal selama 20 tahun menjadi anggota DPRD NTB, hampir Rp200 Milyar dana aspirasi saya, didistribusikan untuk masyarakat Loteng. Inilah mungkin yang membuat saya tetap mendapatkan ‘cinta’ atau kepercayaan dari masyarakat Loteng untuk tetap mewakili mereka di Gedung Udayana ini,” pungkasnya. (GA. 211*).

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.