Header Ads

DKP Kabupaten Bima Gelar Lomba Masak dan Inovasi Serba Ikan, Sape Juara Umum


Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd, secara simbolis melakukan pemberian makanan tambahan bagi 150 orang siswa-siswi SDN Panda Kecamatan Palibelo.


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-


Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima menggelar lomba masak dan inovasi serba ikan. Kegiatan yang dihelat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bima ke-379, ini dihadiri oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Bima beserta jajaranya, Kepala DKP Kabupaten Bima, para Camat beserta jajaranya, peserta lomba yang berasal dari ibu-ibu Ketua TP. PKK Kecamatan yang berada di 18 Kecamatan.


 Kepala DKP Kabupaten Bima, Ir. Hj. Nurma, M.Si.




Kepala DKP Kabupaten Bima, Ir. Hj. Nurma, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pihaknya ini dalam rangka memberikan kreaktivitas kepada ibu-ibu TP. PKK Kecamatan guna melakukan kreasi dan inovasi terkait dengan suguhan makanan yang berbahan ikan sekaligus memadupadankan tekad dan niat untuk memajukan kesejahteraan Kabupaten Bima melalui peningkatan konsumsi ikan  yang telah diakui manfaatnya bagi kesehatan dan kecerdasan oleh para ahli gizi.

Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan di Kabupaten Bima dalam rangka membudayakan makan ikan di tengah masyarakat terutama di kalangan generasi muda dan anak anak usia dini yang merupakan suatu keharusan melalui pemberian makanan tambahan sehingga kedepan diharapkan dapat meningkatkan tumbuh kembang pada anak-anak sebagai generasi penerus. "Untuk itu, saya mengimbau peserta lomba agar dapat melakukan kreasi dan inovasi terkait dengan pengolahan ikan dalam rangka menyajikan sebagai bahan untuk kebutuhan anak dan keluarga," ajaknya.

Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan ini dalam rangka mengajak masyarakat, terutama para Ketua dan pengurus TP PKK Kecamatan untuk memanfaatkan hasil laut serta pemenuhan gizi.

Diakuinya, Kabupaten Bima memiliki garis pantai yang sangat luas yang memiliki sumber daya hayati dan non hayati, dan masyarakat Kabupaten Bima memiliki kebiasaan yang sangat kuat dalam memperjuangkan kehidupannya dengan berlayar mencari ikan yang merupakan warisan nenek moyang sebagai pelaut.

Selain itu, kata dia, peningkatan konsumsi daging ikan banyak mengandung Protein Omega 3,6,9 dan sangat berguna bagi pertumbuhan, Kesehatan dan kecerdasan bagi anak-anak. "Demikian juga halnya untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat tentunya haruslah dimulai dari peningkatan konsumsi ikan di keluarga," ungkapnya.

Dalam menghasilkan sumberdaya manusia yang unggul dan berdaya saing serta berkarakter, maka pembangunan dan pembinaan fisik dan mental haruslah dimulai dari keluarga. Berdasarkan falsafah Yunani kuno, yaitu Mensana In Corpore Sano, yang artinya dalam tubuh yang sehat terdapat otak yang cerdas, maka pemberian nutrisi dan gizi yang baik pada anak haruslah dimulai sejak dari usia dini terutama saat dalam kandungan hingga usia balita dimana perkembangan fisik dan mental anak pada fase ini pesat sekali.

Ikan sebagai salah satu sumber protein hewani merupakan jawaban yang tepat dalam penyediaan gizi yang sehat, halal dan baik (halalan thayyibah) terhadap keluarga. Dari dahulu hingga sekarang ahli-ahli gizi tidak bosan-bosannya mengingatkan kita untuk selalu mengkonsumsi ikan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa protein yang dikandung ikan berkualitas tinggi. Bangsa yang mengkonsumsi ikan dalam jumlah yang relatif cukup, jarang mengidap penyakit jantung (kardiovaskuler) dan mempuyai umur yang relatif panjang serta meningkatkan kecerdasan.

Untuk meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten Bima, maka membudayakan makan ikan di masyarakat terutama kalangan generasi muda adalah suatu keharusan. Melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan diharapkan tumbuh kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan yang aman, sehat, dan halal dengan melibatkan seluruh elemen bangsa.

Keberadaan Ibu-ibu penggerak PKK sangatlah berperan penting dalam memasyarakatkan nilai lebih dari konsumsi ikan melalui sosialisasi keutamaan nilai gizi yang terkandung dalam daging ikan dan diversifikasi produk olahan berbahan ikan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga baik di Posyandu dan Dasawisma.

Rostiati Dahlan berharap, melalui kegiatan lomba ini, para peserta dapat melakukan kombinasi  terhadap menu harian yang berbahan ikan sehingga tidak timbul kebosanan serta  Terciptanya inovasi-inovasi baru menu berbahan baku ikan dan tercipta kreasi-kreasi masakan berbahan baku ikan yang menarik, mudah dalam pengolahannya serta bergizi tinggi.

Pantauan langsung wartawan, momentum tersebut dirangkaikan dengan pemberian makanan tambahan bagi 150 orang siswa-siswi SDN Panda Kecamatan Palibelo, yang secara simbolis diterima oleh 10 orang penerima. Pemberian makanan tambahan tersebut langsung diberikan oleh Ketua TP. PKK. Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan, S.Pd.

Selanjutnya pada momentum tersebut tim juri yang terdiri dari Eny Istiana, Hj. Siti Ramlah, dan Tita Mashitha, M.Si, melakukan penilaian terhadap para peserta dari TP. PKK Kecamatan yang mengikuti lomba ini.

Eny mengatakan bahwa dalam lomba ini ada beberapa criteria yang dilombakan diantaranya menu ikan untuk keluarga, menu kudapan/snack, dan menu ikan untuk balita. Dari hasil penilaian tersebut, maka menu ikan untuk Keluarga, Juara 1 diraih oleh Kecamatan Donggo dengan nilai 374, juara II diraih oleh Kecamatan Lambitu dengan nilai 361, juara III diraih oleh Kecamatan Parado dengan nilai 358 dan juara 4 diraih oleh kecamatan Monta dengan nilai 355.

Sedangkan pada menu kudapan/snack, juara 1 diraih oleh Kecamatan Sanggar, juara II diraih oleh Kecamatan Monta, juara III diraih oleh Kecamatan Madapangga, juara IV diraih oleh Kecamatan Langgudu. Sementara Ikan untuk Balita juara 1 diraih oleh kecamatan Palibelo dengan nilai 383, juara II diraih oleh kecamatan Tambora dengan nilai 379, juara III diraih oleh kecamatan Lambu dengan nilai 376, juara IV diraih oleh Kecamatan Soromandi dengan nilai 365 dan untuk juara favorit diraih oleh Kecamatan Sape.

Sementara itu untuk juara secara keseluruhan peringkat 1 diraih oleh Kecamatan Sape, juara II diraih Kecamatan Ambalawi, juara III diraih oleh Kecamatan Wera Juara IV diraih oleh Kecamatan Wawo, juara V diraih Kecamatan Bolo serta juara VI diraih l Kecamatan Belo.

Bagi para peserta juara lomba, kata Eny, mendapatkan piala dan hadiah lainnya yang disediakan oleh panitia lomba masak dan serba ikan dalam hal ini bapak Ridwan salah satu tim juri dari BPOM kepada juara favorit dan diterima oleh Ketua TP PKK Kecamatan Sape. (GA. 212*)





No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.