Header Ads

Sebuah Testimoni Tentang Figur Hazairin AR, Mantan Aktivis Makassar

Hazairin AR

Megenang Hubungan Perkaderan Saya
Bersama Putra Kabupaten Bima di HMI Makassar). Hazairin A. Rasul, pribadi yang saya kenal dekat, baik, bersahaja dan selalu mengedepankan standar dalam berapresiasi terhadap dinamika, bahkan tensi pergumulan politik di Negeri ini. Tanpa mengesampingkan nilai-nilai kepantasan yang hidup diantara hiruk pikuk perubahan cara pan-dang masyarakat yang juga ikut  berubah, figur ini mampu berada dan tampak konsisten berada di jalur nilai kearifan sebagai seorang  putra Bima yang disandangnya.

Buat saya sebagai orang yang dibesarkan dalam lingkungan tradisi Bugis, figur ini terasa tidak sulit untuk  me-nyesuaikan diri atas dasar betapa ia faham kuatnya pertalian nilai-nilai yang melatar belakangi saya dengan figur ini.

Meski pun cukup terasa rumit baginya memahami saya dalam tradisi pengkaderan di HMI Cabang Makassar di kala itu (1996-1999) yang cukup disiplin,  figur ini pun mampu  eksis diantara sisi-sisi lain yang beririsan dengan psikologi perkaderan saat itu yakni dalam cara merawat kedekatan bersama dengan lingkungn kelompok
kepentingan yang bervariasi di sekitarnya

Sadar pada saat itu betapa banyak input kader HMI  (dari  luar Sulsel) yang tampak  berkembang pesat secara intelektual di zamannya yang membutuhkan besutan dan balutan tradisi yang berkembang di lingkungn internal/eksternalnya,  ia pun besar tanpa pernah merasa risih dan canggung. Pribadi yang tidak putus dalam beribadah memang menjadi  syarat utama hubungn kelekatan dengan saya sebagai bagian upaya menyambung nafas perkaderan HMI yang diwariskan ke saya dari seorang yang juga  putra Bima, Kakanda Surahman A. Azis.

Dengan kilas balik  singkat  pertalian
latar belakang itu, figur ini tak se-kadar dekat dari sudut perkaderan tapi juga hingga berumahtangga pun. Menikah dengan putri Luwu yang juga dekat dengan perkaderan HMI dan juga saya kenal baik telah menyempurnakan hubungan kedekatan dengan saya.

Kini...dari sekian tahun  silam,  figur ini menjadi pribadi  yang cukup matang, dan semoga tetap dalam  jalur pengabdian untuk bangsa sebagaimana visi kekaderan HMI  yang sesungguhnya. #AdindakuHebat

Penulis: Andi Buana Raja, Konsultan Politik

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.