Header Ads

Tuding Aparat Tak Netral, Warga Rusak dan Segel Kantor Lurah Jatibaru Timur


Kota Bima, Garda Asakota.-

Proses pelayanan di kantor Kelurahan Jatibaru Timur Kecamatan Asakota Kota Bima untuk sementara waktu tidak bisa dilaksanakan akibat dari adanya aksi dugaan pengerusakan dan penyegelan kantor Kelurahan yang di lakukan oleh sekelompok warga masyarakat Jatibaru Timur semalam, Kamis (25/4). Aksi penyegelan ini diduga imbas dari kekecewaan warga atas dugaan tidak netralnya Plt. Lurah Jatibaru Timur dalam Pileg 2019.

"Apa yang terjadi semalam adalah bentuk kekecewaan masyarakat saja dalam hal ini adalah warga pendukung Caleg yang menuding bahwa Plt. Lurah Jatibaru Timur berpihak pada salah satu Caleg dari luar Jatibaru," duga Ompu Kola Jatibaru, kepada Garda Asakota, Jumat (26/4).

Warga menduga perolehan suara yang diraih oknum Caleg luar Jatibaru Timur ini lumayan besar atau mencapai hingga ratusan suara. Kondisi ini, kata dia, berimbas pada berkurangnya suara Caleg lain yang notabene berasal langsung dari wilayah Jatibaru Timur. "Jadi memang yang demo itu warga masyarakat yang kecewa dengan hasil Pemilu legislatif menyusul perolehan suara salah satu Caleg putra asli Jatim tergerus untuk oknum Caleg dari luar Jatim," duga warga lainnya, Yusuf alias Pak Kumis.
Plt Lurah Jatibaru Timur

Sementara itu, Plt. Lurah Jatibaru Timur, A. Karim, S.Sos, secara tegas membantah tudingan yang mengatakan bahwa dirinya adalah Timses salah satu Caleg. "Siapa bilang saya adalah Timses, saya kan PNS mana mungkin saya melakukan hal tersebut karena saya tahu dan mengerti sekali apa konsekuensinya jika saya terlibat dalam urusan politik," bantahnya saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/4).

Justru ia menduga aksi dari sebagian warganya itu adalah bentuk kekecewaan oknum Caleg tertentu yang diprediksi kalah Pileg seiring proses PSU yang dilaksanakan Kamis kemarin di Kedo Kelurahan Jatiwangi. "Karena yang saya tahu sejak proses Pemilu pada 17 April lalu suasana dan kondisinya kondusif sekali hingga hari kemarin sebelum PSU. Tetapi, jangan lampiaskan kekesalan karena kalah Pileg kepada kantor lurah dong, itu kan pusat pelayanan kepada masyarakat," cetusnya.

Plt Lurah mengaku pihaknya akan melaporkan kejadian ini ke aparat penegak hukum karena ada beberapa fasilitas kantor kelurahan yang di rusak warga. Meski begitu ia tetap berharap semoga ada jalan keluar terbaik dari kejadian ini agar proses pelayanan kepada masyarakat kembali bisa dilaksanakan sebagaimana biasanya. (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.