Header Ads

Tasyakuran HUT Kobi, Gubernur Zul: Bima Akan Maju, Ketika Pemimpin dan Wakil Rakyat yang Dipilih Berkapasitas


Kota Bima, Garda Asakota.-

Momentum Tasyakuran HUT Kota Bima ke-17 2019, Rabu 10 April 2019, yang berlangsung di halaman kantor Walikota Bima dibuat "bergetar"oleh lantangnya sambutan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Ir H Zulkieflimansyah. Mengawali sambutannya,  Gubernur Zul, menyampaikan rasa kagumnya terhada lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan salah satu Qori' Kota Bima.





"Saya tidak menemukan cukup  kata, karena sudah lama, kita tidak mendengar, tidak hanya di NTB tetapi di seluruh Nusantara ada Qori yang membacakan kita, Ayat Alqur'an yang buat perasaan dan hati kita jadi lembut mengingat Allah seketika. Jaman ini tidak gampang menemukan orang yang melakukan itu, tapi malam ini di Kota Bima, kita dihadirkan oleh Nya, Qori yang membaca ayat Nya yang mampu menggetarkan setiap hati yang mendengarnya. Ayat Al-Quran yang di bacakan seakan-akan menuntun kita untuk selalu mengingat Nikmat Nya," Ujar Gubernur Zul mengawali sambutannya.

Menurut Gubernur Zul,  Bima itu punya makna yang begitu dalam dan begitu menjanjikan karena belum pernah dirinya menemukan di satu tempat acara, yang hadir anak-anak mudanya yang begitu banyak lelaki dan perempuannya yang mampu mengolah kata dengan hebat. "Belum pernah saya menemukan di satu tempat yang terisi orang yang punya energi Luar biasa untuk punya keberanian mengatakan yang haq itu Haq dan yang Bathil itu Bathil," cetusnya.
Oleh karena itu, lanjutnya,  momentum tasyakuran Kota Bima ini, dirinya mengaku menghadiahkan Kota Bima dengan memberikan aset kami yang berharga di sini. "Sementara kami yang di Propinsi pun memohon hadiah juga dari masyarakat Kota Bima. Sederhana saja hadiahnya karena belum pernah sekalipun saya menyaksikan di satu tempat selain Kota Bima dan Kabupaten Bima yang masyarakatnya melek politik dari anak kecil SD,SMP,SMA sampai di acara pacuan kuda pun semuanya mengerti politik.

Permintaan kami hanya satu di hari ulang tahun 17 Kota Bima ini yaitu Kota Bima harus berani mendeklarasikan diri berkontribusi bukan hanya buat Kota Bima dan Pulau Sumbawa atau NTB, tetapi buat Indonesia bahkan Dunia dan saya yakin Kota Bima akan mampu melakukan itu karena rata-rata masyarakatnya mengerti dan memahami Politik dengan sangat cerdas. Permintaan hadiah ulang tahun dari Kota Bima yang kami inginkan sederhana saja, Mohon 17 April 2019 pada Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif masyarakat Kota Bima harus mengajar kan kita semua untuk memilih pemimpin, memilih wakilnya bukan karena dia mampu memberikan uang pada kita. Para Ulama, para guru, tokoh Masyarakat harus berani mendeklarasikan diri untuk mulai memilih pemimpin yang punya kapasitas tetapi saya yakin tidak ada yang mustahil di Bima ini termasuk memilih pemimpin karena hati Nurani bukan karena Money politic," papar Gubernur Zul panjang lebar.

Kenapa buat saya ini begitu penting?, lanjut pria yang akrab disapa Bang Zul, karena menurutnya, Bima akan begini terus bahkan akan semakin terpuruk kalau banyak yang kita pilih jadi pemimpin di antara mereka sebenarnya banyak yang tidak punya kemampuan. "Lalu dimana hati nurani para Guru yang berpendidikan itu?, lalu di mana pula kekuatan para ASN? kalau di hari pencoblosan kita dihina oleh orang yang sebenarnya tidak punya kemampuan tapi karena hanya punya uang, lalu kita pilih jadi pemimpin?," kata Bang Zul memotivasi.

Hadiah terbesar dari kota bima ini kata Bang Zul, adalah memantapkan demokrasi, hadiah terbesar dari tokoh Bima, pemimpin Bima, pada malam ini adalah memutarbalikan rekam jejak, boleh saja mereka merasa terpilih karena uang. "Tapi malam ini saya mengatakan kami akan pilih rekam jejak nya. Saya akan memilih pemimpin sesuai hati nurani untuk menuju Kota Bima yang mendapatkan keberkahan NYA, menjadi Kota yang Baldathun thoyibattun Warabbun Gaffur," tandasnya. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.