Header Ads

Komisioner KPU Kabupaten Bima Akui Intens Turun Sosialisasi

Imran, S.Pdi, SH.

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Komisioner KPU Kabupaten Bima mengaku  pihaknya tetap turun melakukan sosialisasi tentang cara pencoblosan ke sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Bima. Sosialisasi ini, kata Komisioner KPU Kabupaten Bima, Imran, S. Pdi, SH.,bukan hanya dilakukan oleh Komisioner KPU, tetapi juga dilakukan oleh tenaga Relawan Demokrasi (Relasi) yang telah dibentuk oleh KPU Kabupaten. 


"Selain KPUD, ada sebanyak 55 orang Relasi yang bertugas melakukan sosialisasi di setiap kecamatan dan desa se- Kabupaten Bima," katanya kepada wartawan, Rabu (3/4).

Penegasan ini disampaikanya menanggapi pemberitaan Garda Asakota sebelumnya terkait dengan keluhan sejumlah warga dan kades yang menyorot kurangnya sosialisasi KPU Kabupaten Bima tentang Pemilu. Untuk itu, Imran menyebut selain pihak penyelenggara dan tenaga Relasi yang berperan aktif dalam melakukan sosialisasi, juga diharapkan para Caleg agar dapat membantu melakukan sosialisasi cara pencoblosan. 

"Ini tujuannya, agar dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam memberikan hak suaranya nanti. Sekaligus kita dapat mengurangi angka Golput," harapnya.

Seperti dilansir gardaasakota.com sebelumnya, jelang Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan berlangsung pada tanggal 17 April 2019 nantinya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikeluhkan minim melakukan sosialisasi kepada pemilih. Padahal nantinya masyarakat akan memegang lima kertas surat bahkan ada beberapa surat suara yang tidak mencantumkan foto calon seperti surat suara untuk DPRD Kabupaten/kota, DPR Provinsi dan DPR RI. (GA. 005*)


     

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.