Header Ads

Bawaslu Kota Bima Gelar Apel Siaga Patroli Pengawasan



Kota Bima, Garda Asakota.-

Bawaslu Kota Bima menggelar Apel Siaga Patroli  Pengawasan yang di pusatkan di lapangan Serasuba Minggu pagi (14/04/19).  Apel Siaga ini melibatkan unsur Panwas se Kota Bima mulai dari PPK, Panwaslu, PTPS, unsur Polres Bima Kota, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, dan Personel Kodim 1608 Bima. Selain itu hadir pula Staf Ahli Walikota Bima, Bawaslu NTB, Wakapolres, Dandim 1608 Bima, Ketua FKUB Kota Bima, KPU, unsur Parpol Peserta Pemilu, serta Perwakilan Organisasi Keahasiswaan. 
   
  
Ketua Bawaslu Kota Bima, Muhaimin, S.Pd, menegaskan bahwa berdasarkan Surat Edaran Bawaslu RI No. 711 kepada Bawaslu Propinsi/Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia agar melaksanakan kegiatan Apel Siaga Patroli Pengawasan pada 12 April 2019. "Sebenanarnya secara internal Bawaslu Kota Bima telah melaksanakan kegiatan tersebut tetapi Bawaslu Kota Bima merasa harus melibatkan stakeholder terkait sebagai Pengawas Pemilu maka pada hari ini Minggu 14/04 Bawaslu Kota Bima yang bertepatan dengan di mulainya Hari Tenang   kembali melaksanakan apel siaga patroli pengawasan untuk menunjukkan kesiapan Bawaslu Kota Bima melakukan tahapan pengawasan  pemungutan suara yang akan di laksanakan pada 17 April nanti," katanya.

Secara struktural lanjut Muhaimin bahwa Bawaslu Kota Bima memiliki personil 471 pengawas di tingkat TPS, kemudian ada 15 personil pengawas di tingkat Kecamatan dan 38 personil pengawas di tingkat Kelurahan yang di dukung oleh 50 orang pengawas di tingkat kotanya. "Jadi, kalau di jumlahkan maka ada sebanyak 585 personil pengawas kita, karena itu dari segi kuantitas Bawaslu Kota Bima sudah sangat siap untuk melaksanakan tahapan pengawasan Penyelenggaraan Pemilu pada 17 April nanti tetapi tentu saja kalau tidak di dukung oleh stakeholder maka kami yakin dan percaya bahwa Pengawasan yang kita laksanakan tidak akan maksimal karenanya melalui apel siaga Patroli pengawasan ini kami mengajak semua pihak yang untuk bersama sama melakukan pengawasan Pemilu pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara nanti," tegasnya.

Sementara itu Walikota Bima dalam sambutan singkatnya yang di sampaikan oleh Staf Ahli Walikota Bima, M. Nor A. Majid, SH, MH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen penyelenggara Pemilu atas kesuksesan penyelenggaraan Pilkada Kota Bima 2018 lalu yang telah mampu menciptakan Pemilu Kota Bima dengan tingkat partisipasi dan kondusifitas yang tinggi. "Karena itu Pemerintah menaruh harapan besar kepada elemen Penyelenggara Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 ini untuk kembali meraih kesuksesan seperti Pemilu 2018," harap Walikota Bima.

Di tempat yang sama Pimpinan Bawaslu  NTB, Suhardi, ST, SH, MH, menekankan sebuah harapan bahwa momentum apel siaga ini tidak di lihat sebagai sebuah seremoni tetapi harus memaknainya sebagai titik awal untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pemilu ini bisa berjalan secara demokratis yang tentu saja meraihnya tidak semudah membalik telapak tangan. "Karena 11 kali kita melaksanakan pemilu sejak tahun 1955 dan InsyaAllah jika tidak ada kerusuhan atau bencana alam maka untuk ke 12 kalinya kita akan melaksanakan Pemilu pada 17 April nanti yang InsyaAllah Sukses," ucapnya.

Menurutnya, proses pengawasan yang di laksanakan rekan rekan Pengawas TPS bisa di laksanakan secara maksimal tentu saja tidak hanya dari sisi administratif tetapi yang jauh lebih penting dari itu adalah tentang bagaimana proses penyelenggaraan pemilu ini bisa menghasilkan Pemimpin dan Legislator yang berkualitas. Dan untuk mencapai hal tersebut, tentunya tidak hanya menjadi beban dan tanggungjawab penyelenggara tetapi juga harus menjadi beban semua stakeholder dan seluruh warga Bangsa Indonesia. (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.