Header Ads

Raih Terbaik 1 Penghargaan PPD, Bappeda Kabupaten Bima Menuju tingkat Nasional

Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Drs. H. Muzakkir, M. Sc, bersama Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri.

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Tim Perencana Bappeda Kabupaten Bima, yang didukung OPD terkait antara lain Bagian OPA, Bagian AP,  BPPAKD, Inspektorat, DP3AP2KB dan Dinas Kominfo dalam ajang penilaian Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) Kabupaten Terbaik 2019 meraih peringkat I di tingkat Propinsi NTB. Penilaian yang telah dilakukan tanggal 25 Pebruari 2019 oleh Tim Independen dan Bappeda Prov NTB telah ditetapkan pemenangnya oleh Bappenas Pusat. "Penghargaan tersebut akan diserahkan oleh Gubernur NTB kepada Bupati Bima, ibu Hj. Indah Dhamayanti Putri, pada Forum Musrenbang Provinsi NTB dalam bulan April mendatang," ungkap Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Drs. H. Muzakkir, M.Sc, kepada wartawan, Minggu sore (17/3).

Kepala Bappeda Kabupaten Bima di ruang kerjanya.
Dengan demikian, kata dia, Tim Perencana Kabupaten Bima berhak mewakili Propinsi NTB pada ajang Penghargaan Perencana Terbaik tingkat Nasional yang akan dilaksanakan tanggal 20-21 Maret 2019 di Bappenas Jakarta.  Pada moment tersebut Kepala Bappeda akan kembali mempresentasikan keunggulan dan inovasi perencanaan Kabupaten Bima.

Menanggapi prestasi ini kepala Bappeda mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bima, Wakil Bupati Bima dan Sekda Kab Bima (Pembina dan Ketua TAPD) atas kepercayaan dan dorongan untuk terus memperbaiki sistem perencanaan di Kabupaten Bima.

Terima kasih juga dia sampaikan kepada seluruh stakeholders Bappeda yakni DPRD, OPD lingkup Pemda, instansi vertikal, pers, LSM, rekan aktivis, Perguruan Tinggi, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang tiada henti memberikan segala masukan dan kritik untuk kemajuan dan perbaikan sistem perencanaan pembangunan daerah. "Karena tidak ada perencanaan yang sekali jadi dan sempurna. Selalu diperlukan partisipasi dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat," ucap H. Muzakkir.

Ditambahkannya, bahwa Pemkab Bima masih harus terus memperbaiki sistem perencanaan dan jangan berhenti dan puas, karena tuntutan dan aspirasi rakyat yang semakin dinamis. Saat sekarang diakuinya Kabupaten Bima telah memasuki era e-planning dalam implementasi perencanaan pembangunan daerah, melalui Simda Perencanaan, Krisna DAK dan Krisna-Selaras APBN. "Ke depan akan diintegrasikan Simda Perencanaan dan SAKIP serta Simda Keuangan. Sehingga akan lebih meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem bottom-up planning yg dikombinasikan dg top-down planning. Mohon doa seluruh masyarakat," tutup mantan Kabag Bina Program Pemkab Bima ini. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.