Header Ads

Dipusatkan di Kobi, Apel Kesiapsiagaan Personil dalam Rangka HUT Pol PP ke-69 dan Satlinmas ke-57, Berjalan Lancar

Sekda NTB bersama Walikota dan Wakil Walikota Bima di momen upacara hari Apel Kesiapsiagaan Personil dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Pamong Praja (Pol PP) ke-69 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-57, lapangan Merdeka Kota Bima, Senin (25/3).

Kota Bima, Garda Asakota.-

Sekda NTB Ir. H. Rosiady H. Sayuti, M. Sc., Ph. D, menjadi inspektur upacara hari Apel Kesiapsiagaan Personil dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Pamong Praja (Pol PP) ke-69 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-57 dengan tema "Peningkatan Trantibum Linmas melalui Optimalisasi Peran Satpol PP dan Satlinmas Guna Menyukseskan Pemilu Serentak 2019" digelar di Lapangan Serasuba Kota Bima, Senin, 25 Maret 2019. Selain ucapan terima kasih atas dedikasi, Sekda juga berpesan kepada jajaran Sat Pol PP agar meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat. "Saya mengucapkan selamat HUT ke-69 kepada Satpol PP dan HUT ke-57 kepada Satlinmas sekaligus mengapresiasi dedikasi dan pengabdian mereka dalam melindungi dan memberi pelayanan yang tulus kepada masyarakat NTB," ungkap Sekda yang Mewakili Gubernur NTB.




Pantauan langsung wartawan, apel dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB  dengan komandan Sekretaris Pol PP Kota Bima Syarif Rustaman, MAP. Pasukan apel adalah personil gabungan terdiri dari Satpol PP Kabupaten/Kota se-NTB, TNI, Polri, Linmas, Dishub, BPBD, Menwa, Damkar, KNPI dan Pramuka. Hadir Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan , SH, Pimpinan DPRD Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Kodim 1608/Bima, mantan Penjabat Walikota Bima, Sekda Sumbawa Barat, Kepala Satpol PP se-NTB, pejabat Pemerintah Daerah Kota/Kabupaten se-NTB, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu Sekda mengajak seluruh masyarakat NTB untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi Pancasila, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan dalam mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat. "Peran Satpol PP dan Satlinmas tak sekedar penjaga kota dan poskamling yang bertindak pasif, tetapi juga berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan, memberikan perlindungan masyarakat, termasuk terlibat aktif dalam mensukseskan agenda nasional Pemilu serentak bulan April mendatang", kata Sekda Provinsi NTB.

Sekda mengajak untuk bersama-sama menjaga kualitas penyelenggaraan Pemilu agar berjalan sesuai dengan kaidah-kaidah demokrasi, luber dan jurdil serta bermartabat, "Mari menjadi barisan terdepan dalam melawan racun demokrasi yaitu, politik uang, politisasi SARA, penyebaran ujaran kebencian, fitnah dan hoaks", ajaknya.

Sekda juga menghimbau para Kepala Daerah dan para pemangku kepentingan untuk melakukan penguatan penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat di daerah masing-masing melalui langkah-langkah di antaranya, melakukan penguatan kapasitas kelembagaan penyelenggaraan sub urusan ketenteraman dan ketertiban umum serta linmas, melakukan penguatan kapasitas sumber daya aparatur secara kuantitas dan kualitas, melakukan penguatan kapasitas sarana dan prasarana penunjang dalam pelaksaan tugas dan fungsi, serta alokasi anggaran yang memadai bagi pencapaian target standar pelayanan minimal dengan mempedomani Permendagri yang berkaitan dengan penyusunan RKPD dan APBD.

Pada akhir sambutan, Sekda mengucapkan selamat dan apresiasi atas terpilihnya Kasat Pol PP provinsi NTB secara aklamasi sebagai Ketua Asosiasi Polisi Pamong Praja Seluruh Indonesia (AP31) yang menaungi Satpol PP dan Satlinmas Provinsi dan Kabupten/kota seluruh Indonesia.




Usai Apel, dilakukan pemotongan tumpeng dan pencanangan Kota Bebas Sampah (Zero Waste) oleh Sekda Provinsi NTB. Zero Waste ditandai dengan penyerahan botol minuman kepada Camat Raba, Camat Rasanae Timur, Lurah Penanae, Lurah Sarae, Ketua Tagana, Ketua TSBK, dan Ketua KNPI Kota Bima. Apel dimeriahkan pula oleh sejumlah atraksi, antara lainbeladiri kesatuan Pol PP Kota Bima dan Kabupaten Bima, pasukan anti huru hara Satpol PP Kabupaten Sumbawa Barat, serta atraksi anggota Satpol PP Kabupaten Dompu.

Sementara itu, Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, mengaku dinobatkannya Kota Bima sebagai tuan rumah di Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-69, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi pihaknya. "Tentu menjadi sebuah kebangaan," ungkap Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan SH, usai pelaksanaan prosesi upacara HUT Pol PP NTB ke-69.

Di iven yang luar biasa ini, Wakil Walikota yang menggunakan seragam kebesaran Sat Pol PP, dengan penuh semangat menyebutkan bahwa pelaksanaan HUT Sat Pol PP dan Satlinmas yang dipercayakan Pemkot Bima sebagai tuan rumah, tentu menjadi kebanggaan yang tak mampu diukur dengan apapun.  Artinya dengan dinobatkan sebagai tuang rumah pada iven ini, Kota Bima dapat disejajarkan dengan kota-kota lain untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan besar seperti ini. "Bahkan kalau ijinkan dapat dinobatkan sebagai tuan rumah di tingkat Nasional dalam menggelar upacara seperti ini. Tentunya kami merasa berterimakasih kepada Pemerintah Propinsi yang sudah mempercayai Kota Bima sebagai tuan rumah. Bahkan saya juga sampaikan ucapan terimakasih atas dedikasi yang dibuat Dinas Sat Pol PP Kota Bima, dalam pelayanan masyarakat. Sehingga diharapkan pada Sat Pol PP, terus meningkatkan kinerjanya dengan baik." sebutnya.

 Wawali juga berharap, dengan dinobatkan sebagai tuan rumah tahun ini, pihaknya meminta Sat Pol PP Kota Bima dapat meningkatkan kinerjanya yang lebih baik dan maksimal lagi. Karena majunya sebuah daerah tergantung sungguh bagaimana memberikan pelayanan yang lebih baik.

Ditanya mengenai kurangnnya anggaran yang ada di Sat Pol PP, Wawali sampaikan itu akan dilakukan evaluasi kembali. Karena menurutnya tugas Sat Pol PP bersentuhan langsung dengan kegiatan masyarakat. Untuk itu dengan tugas dan kinerjanya harus diimbangi dengan kesejahteraan mereka. "Yang pasti terkait minimnya anggaran di Dinas Sat Pol PP, itu akan dilakukan evaluasi kembali, supaya dapat meningkatkan kinerjanya dalam pelayanan masyarakat, dan akan diimbangi dengan kemampaun anggaran Kota Bima." ujarnya. Salah satu kegiatan yang perlu didorong dalam peningkatan kinerja Sat Pol PP, kata dia, yakni mewujudkan Kota Bima bebas dari ternak berkeliaran. "Tak hanya itu, peningkatan SOP serta lainnya itu harus ditingkatkan lebih maksimal lagi," pungkasnya. (GA. 212*)


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.