Header Ads

Di Ajang Musrenbang Kabupaten Bima, Gubernur Jamin Tak Ada Lagi Kerusakan Jalan Provinsi

Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, saat menghadiri acara Musrenbang tingkat Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Pemkab Bima melalui Bappeda Litbang menggelar kegiatan Musrenbang yang dipusatkan di aula kampus Vokasi Unram Bima, Senin (28/3). Musrenbang ini dibuka langsung oleh Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., dan dihadiri sejumlah stakeholder, perwakilan SKPD, Kepala Bappeda Provinsi NTB, sejumlah Pejabat Pemkab Bima seperti Sekda Kabupaten Bima, Staf Ahli, para Asisten, Kabag lingkup Setda Bima, para Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, para Camat di 18 Kecamatan.

Kepala Bappeda Provinsi NTB, Ir. Ridwansyah, M.Sc,MM. M.TP, yang mewakili Gubernur NTB.


Bupati Bima menegaskan bahwa kegiatan Musrenbang ini merupakan agenda rutin tahunan, namun diharapkan perhatian dan kesungguhan semua pihak untuk menyadari akan pentingnya tahapan Musrenbang ini dalam sistem perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kabupaten secara keseluruhan, terlebih lagi Musrenbang yang dilaksanakan merupakan proses penyusunan berbagai program dan kegiatan sebagai titik awal penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang tentunya mengacu pada RPJMD Kabupaten Bima Tahun 2016-2021 sebagai Kristalisasi dari Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2016-2021.

Musrenbang dilaksanakan juga diakuinya merupakan simpul akumulasi dari kegiatan perencanaan yang telah dilaksanakan di tingkat desa dan di tingkat kecamatan yang disinkronisasikan dengan rencana kerja perangkat daerah Kabupaten Bima serta berbagai aspirasi dari masyarakat melalui DPRD yang selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bima  (RKPD) tahun 2020. "Sehingga dengan adanya kegiata seperti ini dalam rangka untuk menyusun RKPD, sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan yang memerlukan dukungan pendanaan baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN, Selain itu, diharapkan pelaksanaan Musrenbang ini menjadi media interaktif bagi segenap stakeholders untuk menetapkan program dan kegiatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program/kegiatan tahun anggaran berikutnya," ungkap Bupati. Menurutnya, perencanaan pembangunan yang berkualitas, transparan dan akuntabel menjadi tolak ukur akuntabilitas, profesionalisme dan bobot pelayanan publik dewasa ini.

Kepala Bappeda Kabupaten Bima Drs. H. Muzakir, M.Sc, menjelaskan bahwq kegiatan Musrenbang tingkat Kabupaten Bima yang dilaksanakan ini merupakan    forum tertinggi dalam proses penjaringan aspirasi dan kebutuhan masyarakat akan pembangunan dimana  Kabupaten Bima telah memasuki era e-planning melalui Simda perencanaan dimana kedepannya akan diintegrasikan dengan simda_keuangan  guna mendukung Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

Oleh karena itu, kata dia kepada seluruh stakeholder agar kegiatan semacam ini dapat didukung sepenuhnya dalam rangka menyusun rencana peorgam pembangunan Kabupaten Bima pada tahun 2020. "Sehingga dari RKPD ini diharapkan program pembangunan bisa dilaksanakan demi pembangunan di daerah kita," tuturnya.

Seperti diketahui bersama bahwa dalam RKPD tahun 2018  pemerintah Kabupaten Bima merupakan Kabupaten terbaik 1 (pertama) provinsi NTB dalam rangka menyusun sebuah perncanaan yang matang.  Selanjutnya dalam rangka mewujudkan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Bima yaitu Bima RAMAH yang merupakan cita-cita bersama. Untuk itu, sambungnya perlu dukungan dan upaya bersama guna mendukung  setiap kebijakan maupun program Bupati dan Wakil Bupati Bima dalam memajukan daerah kita tercinta ini. Begitupula terkait dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Bima meningkat dari CC ke B. Pada tahun sebelumnya SAKIP Pemkab Bima memperoleh nilai 58.13 dan pada penyerahan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) tahun 2018 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) kepada Kepala Bappeda Provinsi NTB, Musrenbang inii dalam rangka sinkronisasi Program Pemeritah Pusat, Provinsi dan Daerah.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi NTB, Ir. Ridwansyah, M.Sc,MM. M.TP, setelah menjelaskan hal-hal teknis yang berkaitan dengan Musrenbang, kemudian menyinggung komitmen Gubernur NTB DR. Zulkiflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, yang sedang menyusun perencanaan terkait dengan perbaikan sarana dan prasarana jalan provinsi yang ada di wilayah NTB dan pulau Sumbawa sekitaranya. "Dengan adanya perencanaan tersebut kedepannya jalan provinsi yang ada di wilayah pulau Sumbawa dan sekitarnya termasuk di Kabupaten Bima akan bisa terselesaikan. Dengan adanya pengerjaan sarana jalan tersebut maka sudah tidak ada lagi jalan Provinsi yang tidak diperbaiki dan ini semua sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB," tegasnya.

Begitupula terkait dengan keberadaan jembatan Lewamori dan perluasan landasan pacu bandara Sultan M Salahuddin Bima, pemerintah provinsi NTB akan melanjutkan pengerjaannya. "Khusus perpanjangan runway landasan di bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima pada tahun 2019 ini pemerintah Provinsi NTB akan mengelontorkan alokasi dana sebesar Rp30 Milyar," katanya.

Selanjutnya terkait dengan perbaikan pembangunan dermaga Sape pada tahun ini dan mendukung event LASAKOSA. Pada tahun ini juga pemerintah Provinsi NTB juga akan mengirim 1000 orang mahasiswa ke luar negeri dalam rangka melakukan magang. "Apa yang dilakukan gubernur NTB semata-mata untuk memajukan daerah NTB yang gemilang," pungkas Ridwansyah. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.