Header Ads

Walikota Bima Tegaskan Dana KUBE Akan Dicairkan Pasca Pemilu 2019

Ilustrasi


Kota Bima, Garda Asakota.-

Belakangan ini disinyalir ada beberapa oknum warga yang melakukan pengumpulan data diri warga masyarakat seperti KK dan KTP tanpa menjelaskan secara jelas apa maksud dan tujuannya. Ketua Rt. 01 Rw.01 Kelurahan Jatiwangi Asakota Kota Bima, A. Bakar Idrus misalnya, merasa heran dengan fenomena yang terjadi di lingkungannya saat ini dimana sepengetahuannya banyak warga yang dimintai dokumen kependudukannya oleh warga lain yang bukan perangkat RT untuk kepentingan Program KUBE dari Pemerintah Kota Bima.

Padahal menurutnya sebagai bawahan dari Lurah dirinya belum menerima informasi atau perintah dari Lurah untuk Program tersebut. "Saya belum terima perintah dari Lurah selaku atasan saya untuk melakukan pendataan terkait dengan program bantuan KUBE dari Pemerintah Kota Bima dan perintah yang saya terima adalah terkait dengan pendataan Bedah Rumah, Kompor Gas 3 kg dengan program dana Usaha dari BKKBN yang bekerjasama dengan PNM selebihnya tidak ada," akunya.

Sementara itu Lurah Jatiwangi, Muhammad, S.Sos, yang di mintai konfirmasinya menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh pihak RT tersebut benar adanya. "Saya tidak pernah memerintahkan perangkat RT RW saya untuk melakukan pendataan penerimaan program bantuan Kube dari Pemerintah Kota Bima karena perintah tersebut belum ada rekomendasi dari Walikota Bima dan juga siapapun," tegasnya.

Lurah mengaku, selain unsur RT dan RW tidak boleh melakukan pendataan selain dari tiga hal tersebut yaitu Bedah Rumah, Gas Elpiji bagi yang belum dapat dan Dana dari BKKBN. "Sementara pendataan untuk penerima Kube, tidak ada," ucapnya.

Menyikapi fenomena tersebut Walikota Bima HM. LUTFI, SE, menegaskan bahwa tidak ada dana bakulan yang akan di berikan kepada warga masyarakat sebelum Pemilu Legislatif 17 April 2019. Dana Kube tersebut, kata dia, baru akan dicairkan pasca Pileg nantinya. "Nggak ada dana bakulan sebelum Pileg, nanti cair setelah Pileg. Itupun nanti akan dilakukan Validasi oleh Tim Penggerak Ekonomi," tegasnya singkat Rabu pagi (6/2). (GA. 003/212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.