Header Ads

Siapakah Tokoh Lokal yang Namanya Diabadikan Sebagai Nama Jalan Di Kabupaten Bima?

Sultan Ferry Zulkarnain.

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Puteri telah menetapkan pemberian nama terhadap 11 ruas jalan di kabupaten Bima. Dari 11 ruas jalan itu ada 8 tokoh lokal yang diabadikan namanya yaitu :

1. Sultan Abdul Kahir adalah pendiri kesultanan Bima dan Sultan Bima pertama.meninggal pada tanggal 22 Desember 1640, makamnya di Dana Taraha.

2. Sultan Alauddin adalah Sultan Bima ke 6 memerintah 1731-1742. Jasanya cukup besar bagi dakwah islam terutama di wilayah Manggarai dan sekitarnya. Meninggal di Dompu sehingga dijuluki Manuru Daha.

3. Sultan Abdul Hamid adalah sultan Bima ke-9 memerintah pada tahun 1773-1819. Abdul Hamid adalah sultan terlama memimpin selama lebih dari 40 tahun . Mahkota kerajaan, lambang kerajaan Garuda Berkepala Dua adalah karya Abdul Hamid. Korespondensinya dengan Rafless membuka pengetahuan dunia tentang letusan dahsyat Tambora pada tahun 1815.

4. Sultan Muhammad Salahuddin lahir1889. Menjadi Sultan Bima pada 1915-1951. Salahuddin adalah sultan yang ke 14 dan menjadi Sultan Terakhir ketika Kerajaan Bima bergabung dengan NKRI. Jasa jasanya cukup besar di dunia pendidikan,agama, ilmu pengetahuan, organisasi sosial dan politik di zaman pergerakan kemerdekaan RI. Maklumat 22 november 1945 yang menyatakan bahwa Kerajaan Bima adalah suatu daerah istimewa yang berdiri dibelakang Republik Indonesia menjadi bukti jiwa nasiionalisnya, sehingga 10 tahun terakhir Sultan yang dijuluki " Ma Kakidi Agama " ini diusulkan menjadi Pahlawan Nasional. Kita berdoa semoga tahun 2019 ini Sultan Muhammad Salahuddin menjadi Pahlawan Nasional.


5. Syekh Subuh adalah imam kesultanan Bima pada masa pemerintahan Sultan Alauddin (1731-1742).Karya besarnya adalah Mushaf Alquran La Lino yang saat ini menjadi koleksi Museum Baitul Quran Taman Mini Indonesia Indah.


6.. Syekh Abdul Gani Bima atau Abdul Gani Al Bimawi adalah putera dari Syekh Subuh yang pernah menjadi Imam Di Masjidil Haram pada Abad ke 19 M.

7. Tgh. Abdurrahman Idris lahir di Tente pada tahun 1910. Berangkat Sekolah ke Makkah pada tahun 1927 dan menjadi guru di Darul Ulum Addawiyah Makkah. Ketika pulang Ke Bima pada tahun 1941. Sultan Muhammad Salahuddin mengangkatnya menjadi Imam Kesultanan Bima merangkap menjadi Ketua Badan Hukum Sara hingga tahun 1951.Putera beliau adalah H.Abdurrahim Haris ( Ketua MUI Kab.Bima) dan peneliti LIPI Syamsuddin Haris.

8. Sultan Ferry Zulkarnain adalah Sultan Bima ke 16.Bupati Bima periode 2005 -2013. Lahir 1 Oktober 1964. Wafat pada 23 Desember 2013.*

Dirangkum Dari Berbagai Sumber oleh : 
Alan Malingi

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.