-->

Notification

×

Iklan

Ledakan Gas Elpiji 3 Kg Diduga Picu Kebakaran di Renda, Kerugian Ditaksir Rp1 Milyar Lebih

Tuesday, February 19, 2019 | Tuesday, February 19, 2019 WIB | 0 Views Last Updated 2019-02-19T04:14:05Z
Inilah puing-puing sisa kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah warga Desa Renda Kamis malam (18/2). Foto: Rifkan Renda/FB


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Kebakaran puluhan rumah warga desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Senin malam (18/2), dugaan sementara akibat ledakan gas elpiji subsidi ukuran 3 KG yang bersumber dari rumah seorang warga Rt. 13, Agus (38 tahun). "Namun untuk memastikan sebab akibat dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan dari pihak kepolisian," ungkap Kapolres Bima melalui Kasubag Humas IPTU. Hanafi, di lokasi kejadian.

Namun berdasarkan sumber lain, dugaan penyebab kebakaran masih simpang siur. Selain karena dugaan ledakan gas elpiji juga karena dugaan lainnya yakni konslet listrik ke Televisi dan ada juga dugaan karena ada yang masak mie hingga menyebabkan kabel terbakar. "Yang jelas saat awal kebakaran, pemilik rumah panik dan lari turun ke bawah," sebut sumber lainnya.

Seperti dilansir Kabag Humaspro Pemkab Bima, Hj. Sita Arna, S. Sos, akibat kebakaran itu api cepat membesar dan kemudian menjalar ke rumah -rumah warga lainya. Tercatat, sebanyak 24 rumah warga ludes terbakar (rata dengan tanah) dan 20 unit rumah lainnya mengalami rusak ringan yang meliputi rumah warga di RT. 12 dan RT 13 Dusun Co'o Dompo Desa Renda.

Wakil Bupati Bima, DMN, saat di lokasi kebakaran Kamis malam.

Akibat kebakaran tersebut kerugian materil diperkirakan mencapai Rp1 Milyar. Adapun data korban pemilik rumah yang mengalami kebakaran rumah rusak berat H. Hamdiah, rumah panggung 12 tiang, H. Abbas, rumah panggung 12 tiang, H. Adam, rumah 12 tiang, H. Arsy Tubi, rumah panggung 12 tiang, Agus, (Rumah pertama terbakar) 12 tiang, Sunardin, rumah panggung 12 tiang, H. Ismail, rumah panggung 12 tiang, Salamah, rumah panggung 12 tiang, Ahmad Abu Sita, rumah panggung 12 tiang, H. Hasan, rumah panggung 12 tiang, Sukardin, rumah panggung 12 tiang, Sarjan, rumah panggung 12 tiang, 2 motor kawasaki Ninja, Fatahullah, rumah panggung 12 tiang dan uang sekitar Rp10 juta, Amrin, rumah panggung 12 tiang dan 1 motor kawasaki Ninja, Abdul Gani, rumah panggung 12 tiang, H. Yunus, rumah panggung 12 tiang, H. Ayub, rumah panggung 12 tiang, H. Sarbini, rumah panggung 12 tiang, Sawitra, rumah panggung 12 tiang, Amrin, rumah panggung 12 tiang, 1 motor kawasaki, 1 motor mio soul dan uang sekitar Rp15 juta, H. Kaseb, rumah panggung 12 tiang, H. Yanu, rumah panggung 12 tiang, Mukrin, rumah panggung 12 tiang, dan Kacu, rumah panggung 12 tiang.

Sementara itu rumah rusak ringan, A. Madjid, rumah panggung 12 tiang, H. Burhan, rumah panggung 12 tiang, H. Hasan, rumah panggung 12 tiang, M. Ali, rumah panggung 12 tiang, Jakariah, rumah panggung 12 tiang, Muliadin, rumah panggung 12 tiang, Ikman, rumah panggung 12 tiang, Saharudin, rumah panggung 12 tiang, Umi dula, rumah panggung 12 tiang, H. Ba'it, rumah panggung 12 tiang, H. Yanu rumah batu permanen, rumah panggung 12 tiang, H. Ma'ani, rumah panggung 12 tiang, Haniah, rumah panggung 12 tiang, Sawi, rumah batu permanen, rumah panggung 12 tiang, Marsina, rumah panggung 12 tiang, H. Ibrahim, rumah panggung 12 tiang, Sioman, rumah panggung 12 tiang, Ahmad B. H. M. Noer, rumah panggung 12 tiang dan satu unit motor honda Vario tecno, Suherman, rumah panggung 12 tiang, Hendra, rumah panggung 12 tiang.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang dialami keluarga besar desa Renda. "Selaku pribadi dan pemerintah daerah kami menyampaikan rasa keprihatinan terhadap warga masyarakat yang mengalami musibah kebakaran ini," ucapnya. Ia meminta warga masyarakat yang mengalami korban kebakaran agar selalu tabah dan kuat. "Ini adalah pembelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang lagi," harapnya.

Pihaknya meminta Kepala Desa Renda agar segera memberikan laporan kepada pemerintah daerah supaya dapat menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga masyarakat yang mengalami musibah ini. (GA. 212*)
×
Berita Terbaru Update