Header Ads

Feri Sofiyan: Bonus Atlet dan Pelatih Naik, Medali Emas Dapat Rp15 juta


Feri Sofiyan, SH.



Kota Bima, Garda Asakota.-

Selama ini atlet dan pelati peraih medali Proprov NTB bertanya-tanya berapa bonus yang akan mereka. Tapi, Senin lagi (25/2) apa yang menjadi pertanyaan tersebut dijawab Ketua KONI Kota Bima, Feri Sofiyan SH. Dia menjelaskan bahwa bonus atlet naik dari sebelumnya. Untuk nomor perseorangan peraih Emas Rp15 juta, Perak Rp10 juta dan Perunggu Rp7 juta.

Kemudian untuk kategori duo hingga empat dibagi dari nilai bonus tersebut. Sedangkan untuk juara beregu lima ke atas emas Rp 3 juta perorang, Perak Rp 2 juta dan Perunggu Rp1,5 juta. “Kami sudah membagikan kategori,” katanya saat mempin rapat kerja KONI di aula kantor Walikota.

Kemudian bonus lanjutnya akan dibagikan melalui rekening atlet sesuai dengan perolehan. Tidak hanya atlet, pelatih juga akan diberikan bonus. Untuk periah emas atlet akan diberikan bonus Rp3 juta untuk Emas. Kemudian Perak diberikan Rp 2 juta dan Perunggu Rp 1,5 juta. “Kami juga kedepan akan memikirkan untuk official,” tegasnya.

Pemberian bonus tersebut kata dia hanya stimulant saja. Tapi yang utama adalah prestasi bagi atlet dan official. Sebab target KONI adalah melahirkan atlet bertaraf dunia. “Ini juga sebagai bentuk perhatian pemerintah dan KONI terhadap atlet official,” pungkasnya.

Pantauan langsung wartawan, Senin pagi hingga siang tersebut digelar rapat kerja KONI Kota bersama jajaran pengurus dan pengurus cabor. Rapat dilaksanakan di aula kantor walikota. Dalam pertemuan tersebut dibahas banyak hal. Diantarnya pelaksanaan pekan olahraga provinsi (Porprov) NTB yang dua tahun. Sehingga setiap cabang olahraga diminta untuk menyiapkan diri. “Kami meminta agar cabor segera mempersiapkan diri,” ujar Ketua KONI Kota Bima Feri Sofiyan SH, saat memberikan arahan.

Hal tersebut lanjutnya, diawali dengan melakukan seleksi terhadap atlet muda. Sebab tidak sedikit atlet yang akan pension dalam waktu dekat. Seleksi tersebut dengan mengadakan event ditungka kota. Serta menggali potensi lain dari pelajar di kota. “Kita upayakan anggaran untuk pelaksanaan ini,” kata Wakil Wali Kota Bima ini.

Kemudian untuk menguji kemampuan cabor harus mengikuti event lokal dan nasional. Sehingga bisa diketahui apa yang menjadi kekurangan dalam pelatihan selama ini. “Untuk sarana dan prasarana akan kita upayakan bersama,” tandasnya.

Sementara, Ketua II KONI Kota Bima M Irfan S Sos MSi mengatakan, selain atlet perlu diupayakan mengutus pelatih. Sebab tanpa dukungan pelatih atlet tidak akan baik. Sebelummnya Ketua III KONI Kota Bima Alfian Indrawirawan S Adm memaparkan soal program kerja kedepan. Mulai dari sarana hingga penitngkatan kesejahtraan atlet. “Kami berharap dari rapat ini ada banyak masukan untuk membangun olahraga kedepan,” pungkasnya. (GA. 212*) 

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.