Header Ads

BPS Kota Bima Seleksi Calon Petugas Pemetaan SP2020


Kota Bima, Garda Asakota.-

BPS Kota Bima kembali membuka tes seleksi open recruitmen Petugas Pemetaan  SP2020  yang berlangsung di kantor Badan Pusat Statistik Kotab Bima Rabu pagi (27/02). Kepala BPS Kota Bima, Joko Pitoyo Navarudin, S.ST, M.Si, melalui Kepala seksi Statistik Sosial BPS Kota Bima, Baiq Rini Adekayanti, S, ST, menjelaskann bahwa dalam Tes OR ini ada sekitar 252 orang peserta tes yang memenuhi syarat Administrasinya dari 300 orang peserta yang mendaftar.

"Karenanya kita langsung melaksanakan tes tahap dua selama dua hari mulai hari kemarin sebanyak enam sesi di mana untuk sesi satu sampai empat itu siang dan sesi lima dan enam itu mulai siang sampai sore demikian pula halnya dengan hari ini Rabu (27/02) yang merupakan tes hari kedua yang sesinya sama yaitu enam sesi," jelasnya.

Mereka yang direkrut ini untuk menjadi Petugas pemetaan SP2020 (Sensus Penduduk). Jadi, kata Baiq, sebelum Sensus Penduduk 2020 itu dilakukan, maka akan dilaksanakan dulu pemetaan di wilayah kerja Kota Bima meliputi identifikasi peta wilayah kerjanya 2020 dan pola kerjanya tidak lagi menggunakan kertas tetapi langsung menggunakan HP Android. "Dalam perekrutan ini kita utamakan orang Kota Bima sendiri karena yang paham dan mengenal wilayahnya, apalagi pemetaan itu berhubungan langsung dengan soal batas batas wilayah mulai dari batas RT, Rw atau batas Kelurahan," imbuhnya.

Adapun syarat administrasi perekrutan ini, kata dia, minimal lulusan SMA sederajat yang harus di penuhi oleh Peserta selain itu warga dari Kota Bima. Khusus batas usia. Panitia tidak mematok berapa yang terpenting adalah calon peserta piawai dan tidak buta terhadap tekhnologi, memahami dalam menggunakan Smartphone serta kuat secara fisik. "Tidak ada batas maksimal usia dalam proses rekrutmen ini dan dari sekian banyak peserta tes ini nantinya yang di rekrut hanya 67 orang saja," tegasnya.

Sedangkan Smartphone yang di gunakan pun memenuhi kriteria mulai dari RAMnya, jenis androidnya kemudian ketangkasan dalam mengoperasikannya. "Banyak orang memiliki HP yang canggih namun tak bisa mengoperasikannya secara baik, ini juga menjadi faktor penentu dalam proses OR selain itu juga kriteria lain yang tak kalah penting adalah pemahaman dan penguasaan peserta tentang peta wilayah kerjanya, karena kan tugasnya nanti akan berhubungan denga pembuatan peta secara digital. Nanti akan kita lihat bagaimana dia bisa menggunakan Google Maps dan menentukan lokasi lokasi " paparnya.

Untuk eksen kegiatannya lanjut Baiq, pada bulan Maret nanti akan diawali dengan kegiatan pelatihan. Kemudian di rencanakan pada April, tim pemetaan mulai turun lapangan dan pada bulan Mei nya sudah selesai. (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.