Header Ads

Angka Melek Huruf di Kota Bima Capai 97,10 Porsen

Hj. Dewi Triyani.

Kota Bima, Garda Asakota.- 

Sesuai hasil pendataan oleh bidang PNFI Dikbud Kota Bima, angka melek huruf secara keseluruhan di wilayah Kota Bima hanya 97,10 porsen. Artinya angka melek huruf di Kota Bima justeru lebih tinggi dari angka Nasional yang mencapai 96 porsen. Secara Nasional hanya tinggal empat porsen saja untuk mencapai angka sempurna. Sementara di kota Bima hanya 2,9 porsen menuju kesempurnaan melek huruf. "Jadi, bila dibandingkan dengan angka secara Nasional Kota Bima terlihat sangat rendah," ungkap Plt Kadis Dikbud Kota Bima, Drs. A. Azis, melalui Kabid PNFI, Hj. Dewi Triyani, kepada Garda Asakota, Kamis (7/2).

Dari total hasil pendataan usia 15 tahun ke atas jelas Dewi, penduduk Kota Bima mencapai 147.041. Sementara yang buta huruf hanya 4.665 orang. Sedangkan yang melek huruf sebanyak 142.782 orang. Sehingga dapat dipastikan, yang tidak mengenal huruf rata-rata berada pada usia yang di atas 50 tahun. Dan ini merupakan hasil wawancara langsung dengan mereka yang bersangkutan. "Memang mereka yang usia tua tersebut, sama sekali tidak mengenyam pendidikan formal dan non formal. Sedangkan yang usia muda, cukup kecil yang tidak bisa membaca, meski mereka tidak menyelesaikan pendidikannya hingga di bangku SMA," jelasnya.

Dari hasil pendataan lanjut Dewi, bahwa setiap kelurahan di Kota Bima, rata-rata mencapai 90 porsen angka melek hurufnya. Bahkan ada yang mencapai 100 porsen. Ini artinya, meski mereka tidak melanjutkan program belajarnya hingga akhir, namun mereka mengenal huruf alias bisa membaca walau tidak fasih. "Dengan hasil pendataan tersebut, justeru menggambarkan kondisi warga Kota Bima yang sudah tergolong cerdas. Karena dianggap mampu membaca dan mengenal huruf. Tentu semua ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kota Bima dan juga masyarakatnya," ucap Dewi.

Diakuinya, capaian itu tidak lepas dari berbagai program pemerintah melalui Dikbud yang bertujuan bagaimana menuntaskan buta aksara dibwilayah Kota Bima. "Semoga saja dengan berbagai program pemerintah tersebut, mampu menuntaskan warga masyarakat dari yang tidak bisa membaca menjadi pintar membaca," harapnya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.