Header Ads

Aksi Ujuk Rasa di Sape Berujung Bentrok, Banyak Warga Terluka


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Aksi Unjuk Rasa yang digelar oleh ratusan warga yang tergabung dalam elemen Persatuan Pemuda dan Masyarakat Kecamatan Sape, Kamis pagi (15/2) di cabang empat Desa Bugis Kecamatan Sape Sape Kabupaten Bima, berujung bentrok. Dalam aksi yang menuntut perbaikan jalan rusak menuju TPI Sape, jalan lintas Sangiang  dan tuntutan lainnya ini, massa mendesak Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, hadir langsung menemui massa aksi dan menjawab apa yang menjadi tuntutan mereka.

Suasana aksi pemblokiran jalan d cabang empat Desa Bugis Kecamatan Sape Sape Kabupaten Bima.

Selain tuntutan perbaikan jalan, massa yang dipimpin Korlap, Imam, juga mendesak Pemerintah Kabupaten Bima agar segera membuatkan irigasi jalan yang ada di Desa Bugis Dusun Bajo Sarae dan Dusun Gusung, mendesak Pemerintah Kabupaten Bima agar segera memperbaiki jalan lintas Poja Toi, dan desakan untuk memperbaiki jalan lintas Desa Buncu Dusun Kabela. Dalam aksinya, massa melakukan pemblokiran jalan dan secara bergantian berorasi yang intinya menuntut Bupati Bima hadir ke Sape menemui massa aksi dan menjawab langsung apa yang menjadi tuntutan massa aksi.

Pukul 10.20 wita pihak Dinas PUPR Kabupaten Bima yang di wakili oleh Kabid Bina Marga Roby Cater, ST dan Kasubag Program dan Pelaporan Ardiansyah, S.Si, M.Eng yang didampingi oleh Camat Sape Kamaruddin, S.Sos dan Kapolsek Sape AKP Syarifuddin Jamal dan Danramil Sape Kapten Inf Junaid menemui massa aksi untuk melobi untuk mengajak koordinasi namun massa aksi menolak dan melanjutkan orasinya.

Pukul 11.00 wita aksi pemblokiran jalan sempat dibuka karena mengingat waktu sholat Jumat dan akan melanjutkan orasinya selesai sholat Jumat. Pukul 15.00 wita massa aksi kembali turun kejalan melakukan pemblokiran jalan lintas pelabuhan Sape sambil melakukan orasi.

Kemudian sumber Polres Bima Kota menyebutkan bahwa sekitar Pukul 16.10 wita satu peleton anggota Polres Kota, satu peleton anggota Brimob dan satu peleton anggota Kompi A yonif 742/SWY tiba di desa Bugis dipimpin Wakapolres Bima Kota, Kompol Yusuf. Aparat saat itu langsung membubarkan paksa aksi demonstrasi yang menutup jalan, situasi sedikit memanas pada saat salah satu massa aksi diamankan oleh anggota Polres Kota Bima karena di duga sebagai pemicunya.

Pukul 17.00 massa aksi kembali berorasi yang disinyakir mengandung bahasa profokasi sehingga aparat keamanan menghentikan orasi dan mengamankan seorang warga. Seketika memancing massa aksi dan warga bereaksi melempar batu ke aparat sehingga aparat keamanan mengeluarkan tembakan peringatan serta tembakan gas air mata untuk membubarkan massa aksi dan masyarakat desa Bugis yang terlibat dalam aksi demostrasi.

Akibat kejadian tersebut menyebabkan luka. Mereka adalah, Maruf (35 tahun) luka di pelipis kanan, Maruf (40 tahun) luka di kaki kanan, Herman 16 (tahun) luka di pinggang kanan belakang, Junaidin 24 tahun luka di kepala belakang telinga kanan, dan Nuralisa 5 tahun luka di pelipis kanan. Sekitar pukul 18.10 wita salah satu korban luka Maruf (40 tahun) dievakuasi ke RSUD Kota Bima.

Bukan hanya itu, akibat bentrok itu, 2 mobil patroli polisi rusak pecah kaca dilemparin, 1 mobil sedan Kapolsek Sape pecah kaca, dan 1 motor anggota Polsek dibakar. Hingga pukul 18.50 wita Jumat tadi malam situasi kondusif aman dan terkendali. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.