Header Ads

Warga Lela Jatibaru Barat Keluhkan Kualitas Pekerjaan Proyek Drainase


Kota Bima, Garda Asakota.-

Seorang warga lingkungan Lela  Rt. 04/02 Kelurahan Jatibaru Barat Kecamatan Asakota Kota Bima, H.Junaidin (55-tahun) mempertanyakan kualitas pekerjaan drainase primer yang baru-baru ini digenjot pelaksanaan pekerjaannya oleh Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pekerjaan Umum. Hasil pekerjaan tersebut bukan justru membawa kebaikan malahan berdampak tidak sehat bagi masyarakat khususnya warga yang berada tepat di sepanjang alur pembangunan drainase tersebut. "Kenapa pekerjaan drainase ini tidak jelas arahnya, nggak ke Selatan nggak pula ke Utara aliran airnya mandek di tengah tengah yang menyebabkan genangan di depan rumah kami. Dengan kondisi ini kami khawatir akan menjadi sarang jentik jentik nyamuk DBD apalagi ini musim penghujan, bukannya baik malah membawa penyakit," protesnnya.

Hal itupun di benarkan oleh Lurah Jatibaru Barat, Tasrif, S.bk. Kepada wartawan, setelah mengecek lokasi proyek diakuinya keluhan warga tersebut benar adanya. "Meskipun sudah tertutup, tetap terlihat bahwa memang kondisinya seperti yang di sampaikan oleh warga bahwa aliran air di drainase tersebut mandek alias tidak mengalir sebagaimana mestinya," akunya.

Menurutnya, kekhawatiran warga itu beralasan sekali dikarenakan saat ini sedang musim hujan, jelas saja bahaya akan jentik nyamuk Malaria itu sangat di takutkan. "Oleh karena kondisinya demikian saya harap kepada Dinas terkait untuk segera membenahi lokasi yang di keluhkan tersebut," pintanya.

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Bima baik Kadis maupun Kepala Bagian Cipta Karya sebagai penanggungjawab pekerjaan, yang coba dikonfirmasi wartawan belum berhasil terkonfirmasi karena tidak berada di kantor. Bahkan ketika di hubungi sepertinya sengaja tak mau angkat telepon padahal HP nya On. Namun lewat salah seorang stafnya berjanji akan menyampaikan apa yang menjadi keluhan warga tersebut.

Baru pada sekitar pukul 22.05, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima, Ririn Ekawati, merespon konfirmasi Garda Asakota. Pihaknya membantah jika proyek tersebut adalah tanggungjawab bidangnya karena Satkernya proyek tersebut adalah Bidang Bina Marga. "Jadi, silahkan konfirmasi saja ke Bidang yang menanganinya, karena yang jelas proyek itu bukan Bidang kami," bantahnya singkat.(GA. 212*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.