Header Ads

Silaturahim dengan Warga Asakota, Anggota DPD RI Ini Tetap Komit dengan Pembentukan PPS


Kota Bima, Garda Asakota.-

Anggota DPD RI Dapil NTB, Prof. Dr. Farouk Muhammad, menggelar forum dengar pendapat dengan warga masyarakat di wilayah Kecamatan Asakota Kota Bima, Selasa siang (29/1) bertempat di Aula kantor Kecamatan Asakota. Pantauan langsung wartawan, forum dengar pendapat ini dihadiri Camat Asakota beserta unsur kecamatan, para Lurah, perwakilan Ormas, Ketua RT RW, tokoh Masyarakat, tokoh Pemuda,tokoh Agama serta tokoh Wanita se-Kecamatan Asakota. Salah satu yang dibahas adalah tentang Sistem Ketatanegaraan Indonesia dan Pelaksanaan UUD tahun 1945.

Camat Asakota, Drs. Is Fahmi, menyampaikan selamat datang kepada Anggota DPD RI tersebut. "Selamat datang kepada bapak Prof. Farouk Muhammad, yang telah datang ke Wilayah Kecamatan Asakota. Hadirnya Bapak di sini, tentunya akan ada pencerahan-pencerahan yang di sampaikan sebagai pengetahuan bagi kita semuanya," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa Kecamatan Asakota memiliki luas sekitar 63,24 km persegi yang dikawal oleh enam Kelurahan dan dihuni oleh 31.243 jiwa. Suasana ketertibannya, kata dia, relatif aman terkendali. " Alhamdulillah situasi dan kondisi Kamtibmas di wilayah Asakota selalu aman terkendali," ucapnya.

Sementara itu, Prof.  Dr. H. Farouk Muhammad, juga menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus bangga dan bahagia karena kehadirannya disambut dengan penuh kekeluargaan oleh segenap warga Asakota. "Terimakasih telah menerima kehadiran saya dengan luar biasa seperti ini," umgkapnya.

Diakuinya, ada banyak hal yang akan disampaikannya tentang bagaimana perjuangan pihaknya di Parlemen yang memang harus di akui bahwa tidak semua masyarakat mengetahuinya apa saja yang telah berhasil diperjuangkan. "Meskipun kami di Parlemen hanya punya fungsi, tidak memiliki kewenangan sama sekali untuk mengambil kebijakan. Tetapi banyak sudah yang telah kami perjuangkan di Parlemen karena hakikatnya bahwa tugas kami Parlemen adalah tukang bicara alias penyampai aspirasi rakyat dan itu sudah dinikmati oleh Rakyat," ujarnya.

Diantara program yang telah diperjuangkan pihaknya di DPD RI adalah adanya program Dana Desa yang merupakan konsep murni perjuangan pihaknya. Kemudian, dana bantuan untuk korban banjir baik Dana Rehab Rekon maupun Dana Jadup atau Jaminan Hidupnya. "Selanjutnya, perjuangan untuk kesejahteraan pekerja sosial, marbot dan imam, perjuangan tentang pembentukan Propinsi Pulau Sumbawa. Dan khusus untuk Pembentukan PPS ini sampai kapanpun akan tetap kami perjuangkan," tegasnya.

Kedepan lanjutnya, yang akan menjadi target aspirasinya adalah bagaimana RSUD Bima yang dikelola oleh Pemkab Bima dapat diserahkan kepada Pemerintah Kota Bima dan sekaligus menjadi aset Pemerintah Kota Bima. "Ini yang menjadi salah satu target aspirasi kami di parlemen nantinya, Insya'Allah," pungkasnya seraya berpesan kepada warga masyarakat yang hadir agar menjelang Pemilu Serentak 17 April 2019 nantinya dapat menentukan dan memilih figur dengan cerdas. "Mari kita cerdas dalam menentukan masa depan Bangsa ini kedepan apakah mau Nasionalis Religius atau Sekuler, karena penentu masa depan Negara ini ada di tangan kita semua," ajak anggota DPD RI dua periode ini. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.