Header Ads

Meski PBB Merapat ke Jokowi, Caleg DPR RI Ini Tetap Dukung Prabowo-Sandi

Umar Ali Ms, SE.


NTB, Garda Asakota. - 

Meski dukungan politik kepada Capres Cawapres nomor urut 1, Jokowi dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, resmi diberikan Partai Bulan Bintang (PBB) setelah menyelenggarakan rapat pleno pada Jumat 18 Januari lalu. Namun sejumlah kader dan Caleg PBB mengaku tetap akan mendukung dan siap memenangkan Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo-Sandi. "Secara Partai PBB boleh mendukung 01, tapi bagi Caleg punya pilihan dan sebagian besar Caleg PBB dukung 02," tulis Umar Ali Ms, SE, salah satu Caleg DPR RI nomor urut 2 Dapil NTB-1 (Pulau Sumbawa), dalam akun FB-nya, Minggu (27/1).

Bukan hanya kepada Garda Asakota, Caleg Nomor Urut 2 DPR RI Dapil ini juga dalam akun FB-nya menjelaskan alasan kenapa dirinya tetap konsisten mendukung Capres 02, Prabowo-Sandi. "Dan itu wajar. Karena Beliau Prabowo orang hebat, sosok pemimpin ideal bagi Bangsa ini. Semoga kolaborasi beliau bersama Sandiaga membawa Indonesia lebih baik lagi, InsyaAllah jika terpilih," kata putra asli Sape ini.

Umar mengaku, tidak ada blok-blokan atau larangan terhadap Caleg untuk mendukung ke arah mana. "Apalagi kebijakan final partai itu diambil oleh DPP, bukan oleh Caleg. Tapi saya bisa pastikan, bahwa PBB tidak pernah mengarahkan mendukung siapa, terserah. Yang penting setiap Caleg bisa memenangkan suara di Dapil masing-masing," ucapnya.

Di sisi lain, Umar Ali menghormati sikap Yusril Ihza Mahendra (YIM) bersama PBB yang melabuhkan sikapnya ke Capres dan Cawapres RI, Jokowi-Ma'ruf.  "Tentunya, secara partai tindakan itu telah dipikir dengan matang dan penuh resiko. Ini demi Kedaulatan NKRI. Bukan demi jabatan atau sejenisnya," tegasnya.

Saat ini diakuinya ada yang lebih membutuhkan bantuan untuk Kapal NKRI ini keluar dari sistim yang membelenggu. "Sistem itu sangat kuat , kekuatannya luar biasa, Pak Jokowi sungguh tidak mampu untuk melawan kekuatan itu. Beliau butuh pendamping dan penasehat seperti dalam sebuah kerajaan, jika penasehatnya jahat maka hancurlah kerajaan itu. Disinilah Prof YIM mengisi kursi itu, sebelum kursi tersebut di isi orang-orang jahat dan menginginkan negara kita hancur. Seperti yang kita ketahui bersama, negara kita telah disusupi antek-antek asing yang ingin merebut tanah kita , mengacak-acak idiologi kita dan memecah belah persatuan kita," bebernya.

Jikapun nanti akhirnya Prabowo menang, kata dia, tidak ada kekhawatiran dan kegelisahan terhadap kedaulatan NKRI, sebab sosok Prabowo telah terbukti membela negara, dibelakang beliau telah terisi barisan ulama yang akan membawa sistem NKRI menjadi lebih baik dan bermartabat. "Tapi, mendekati puncak peperangan politik, kekuatan itu akan datang, bukan tidak mungkin Pak Jokowi terpilih kembali. Jika itu terjadi, lalu siapa yang bertanggungjawab membentengi negara kita dari sistem asing yang menyusup?. jika kita semua berada di barisan Prabowo?. Jadi, biarkan YIM sebagai tokoh Islam dan Negarawan sejati ini membawa PBB dengan pemikiran cerdasnya demi selamatkan NKRI," pungkasnya. (GA. 212*)


Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.