Header Ads

Gagal Melarikan Diri, Diduga Pelaku Jambret di Jalan Lintas Monta-Ngali Babak Belur

Terduga pelaku



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Naas menimpa Ramli alias Yan (36, tahun) warga Rt 07 Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima ini, Selasa 29 Januari 2019 sekitar pukul 15.00 wita bertempat di Jalan Lintas Monta-Ngali kecamatan Belo menjadi korban dugaan tindak pidana perampasan HP dan Tas. Diduga pelakunya teridentifikasi bernama Iwan (17 tahun), pelajar Desa Ngali Kecamatan Belo.

Berdasarkan keterangan Amrin anggota Pol PP Kecamatan Woha, awalnya korban dari arah Desa Monta dengan tujuan untuk kembali kerumahnya di Desa Tente melewati Desa Ngali. Setelah mengantar Rokok pesanan konsumen di Monta, tiba tiba datang pelaku yang menggunakan SPM jenis Honda Sonix warna kuning campur ping lis putih dari arah belakang kemudian korban dihadang oleh pelaku dan hendak merampas SPM (sepeda motor ) milik korban. Akan tetapi pelaku hanya berhasil merampas HP dan Tas yang berisi uang kemudian pelaku melarikan diri menuju ke arah Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima .

Menurutnya, warga Desa Ngali yang mendengar ada kejadian tersebut kemudian menelpon warga Desa Renda dengan tujuan untuk menginformasikan bahwa pelaku tersebut melarikan diri ke arah Desa Renda. Warga Desa Renda yang mendengar ada kejadian tersebut kemudian menghadang Pelaku di Jembatan Desa Renda dengan tujuan untuk menghakimi pelaku akan tetapi pelaku berhasil mengamankan diri dirumah Nurma (Mama la Eka, 55 tahun) warga Rt. 07 Desa Renda.

Saat itu warga Desa Renda yang hendak menghakimi yang diduga pelaku tersebut sambil mengatakan dengan bahasa daerah Bima yang artinya "dia baru aja menjambret orang Tente".  Sesaat kemudian tiba-tiba datang 2 (dua) orang rekan korban yang diketahui adalah warga Desa Ngali Belo yang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan tujuan menyelamatkan rekannya dan sambil mengatakan "Kalau mereka mencuri mana buktinya ?" Sambil mengacungkan senjata tajam ke arah warga Desa Renda sehingga 2 (dua) orang rekan pelaku tersebut dihakimi oleh masyarakat Desa Renda yang mengakibatkan Muhsin alias Kiko mengalami luka robek di bagian kepala dan dapat dievakuasi oleh Pesronil Polsek Belo kemudian di bawa ke PKM Cenggu Belo sedangkan Nasir berhasil meloloskan diri .

Sekitar pukul 15.40 wita Personil Sat Sabhara Polres Bima yang di pimpin oleh Kabag Ops Polres Bima Kompol Jamaludin, S. Sos, tiba di Desa Renda dan berupaya melakukan evakuasi pelaku sehingga pelaku berhasil di evakuasi dengan menggunakan kendaraan truck Dalmas dan digiring ke Mako Polres Bima. Dalam proses evakuasi tersebut, 2 (dua) orang Personil Sat Sabhara Polres Bima mengalami luka akibat lemparan batu dari masyarakat yang marah, selain 2 (dua) orang personil Sat Sabhara, mobil Patroli Polsek Woha rusak/pecah dibagian kaca belakang akibat di lempari warga yang berupaya menghakimi pelaku .

Kemudian 2 orang personil Sat Sabhara Polres Bima Bripda Agung Wijaya dan Bripda Made Adi Winata yang menjadi korban pelemparan masyarakat tersebut bawa ke RSUD Bima dan luka yang dialami oleh Bripda Agung Wijaya yaitu luka di Kepala bagian belakang dengan 6 kali jahitan sedangkan Bripda Made Adi Winata mengalami luka dibagian kepala dan rahang. Giat evakuasi pelaku dilakukan oleh Personil gabungan Polsek Belo, Polsek Woha dan Sat. Sabhara Polres Bima yang dipimpin oleh Kabag OPS Polres Bima dan dibawah kendali Kapolres Bima .

Sampai saat ini Situasi terakhir di Desa Renda masih terpantau aman, terkendali dan 1 Peleton Personil Sat Sabhara Polres Bima, 1 Peleton Brimob Subden A Bima dan 1 Peleton TNI Bataliyon 1608 Bima masih standbay di Desa Renda dan Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima. (GA. Zain*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.