Header Ads

Warga Gugat Transparansi Penggunaan Dana Desa Sondosia


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Unsur Pemuda dan masyarakat desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima mempertanyakan transparasi program pembangunan desa terutama yang berkaitan dengan program kegiatan pembangunan fisik yang dilakukan oleh pemerintah desa Sondosia melalui Anggaran Dana Desa (ADD) selama tahun 2018. "Kegiatan pembangunan yang berlangsung selama tahun 2018 ini tidak ada satupun papan informasi yang di tempatkan oleh pemerintah desa pada tiap-tiap item program pembangunan ADD maupun volume pekerjaan pada tiap program pembangunan fisik yang dilakukan," ungkap, Muhammad Syukrullah selaku perwakilan dari salah satu tokoh pemuda di desa Sondosia, Kamis (13/12).
Muhammad Syukrullah

Menurutnya, beberapa pekerjaan pembangunan terakhir yang dilakukan oleh pemerintah desa Sondosia seperti pembangunan/pemeliharaan saluran pembuangan air limbah di RT 03 dan RT 04 Dusun 02, kegiatan pembangunan/pemeliharaan jalan lingkungan Desa dan masih banyak lagi item pembangunan yang disinyalir tidak dipasangkan papan informasinya. "Padahal setahu kami sebagai masyarakat, bahwa setiap pembangunan oleh pemerintahan desa tersebut melalui anggaran dana desa seharusnya memberikan informasi yang jelas terhadap masyarakat, berapa banyak anggaran yang digunakan untuk tiap-tiap  pembangunan fisik yang dilakukan, karena dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) sudah jelas alokasi dananya untuk pembuatan papan informasi tersebut, namun sampai pada hari ini, saya dan sejumlah masyarakat mempertanyakan terkait hal tersebut," cetusnya.

Hal senada juga diakui oleh Ketua BPD Sondosia, HM. Ali Yunus, selaku lembaga yang berwenang dalam mengontrol maupun mengawasi terkait penggunaan Dana Desa. "Memang benar, berdasarkan hasil pengawasan yang kami lakukan selama program pembangunan tahun 2018 yang dilakukan oleh pemerintah desa hampir seluruh pembangunan fisik tidak pernah kami melihat adanya pemasangan papan informasi penggunaan anggaran dana desa. Bahkan pernah saya komunikasikan kepada Kepala Desa Sondosia, selaku pembina/penaggung jawab pelaksana bidang program pembangunan Desa, agar kiranya kepala desa dapat mengambil tindakan terkait dengan hal tersebut," akunya.

Kades Sondosia

Sementara Kepala Desa Sondosia, Ir. Jauhari Irfani, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Sondosia, terkait dengan hal tersebut. Diakuinya, hal itu merupakan sesuatu yang diluar dari pada kehendak pemerintah desa. "Sebenarnya terkait papan informasi tersebut jauh jauh hari sudah kami pesan kepada orang yang membuatnya di Kota Bima. Namun apa boleh buat, ternyata papan informasi tersebut belum juga jadi sampai hari ini, untuk itu kami dari pemerintah desa Sondosia mengharapkan agar kiranya masyarakat desa dapat memakluminya," harap Kades. (GA. 222*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.