Header Ads

Harusnya KONI NTB Upayakan Bonus Lain, Selain Pemberian Medali

M. Irfan, S. Sos, M. Si, saat diwawancara wartawan Garda Asakota.

Mataram, Garda Asakota.-

Ketiadaan bonus berupa uang dari Pemerintah Provinsi NTB melalui Koni NTB terhadap para atlet peraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Ke X yang digelar sejak Minggu 10 Desember 2018, disesalkan oleh sejumlah pihak. "Mestinya Koni NTB harus mengupayakan bonus lain kepada para atlet berprestasi ini. Jangan hanya memberikan medali saja. Dimana-mana kalau ada atlet berprestasi itu harusnya diberikan bonus," ujar Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan HMN, yang juga merupakan Ketua Kontingen Cabor Kabupaten Bima kepada wartawan, Jum'at 14 Desember 2018.

Pemberian bonus terhadap para atlet berprestasi dari Pemerintah Provinsi NTB melalui Koni NTB ini akan memberikan motivasi tersendiri bagi tumbuh dan berkembangnya semangat para atlet kita.
"Kalau dari Pemerintah Kabupaten Bima sudah jelas akan memberikan bonus bagi para atlet berprestasi ini. Akan tetapi, kami juga berharap Pemerintah Provinsi melalui Koni NTB juga dapat memberikan hal yang sama sebagai upaya memotivasi semangat para atlet," timpalnya.

Ketua Panitia Kontingen Kabupaten Bima, Ahmad SP., mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Bima melalui Koni Kabupaten Bima akan meningkatkan nilai bonus bagi atlet berprestasinya diajang Porprov NTB ke X. Kalau dulu pada ajang Porprov tahun 2014, Pemkab Bima melalui Koni Kabupaten Bima memberikan bonus sebesar Rp10 juta untuk masing-masing Cabor peraih medali emas, peraih medali perak sebesar Rp5 juta dan untuk peraih medali perunggu sebesar Rp3 juta. "Tapi sekarang, bonus itu akan kita naikkan. Hanya saja berapa nominalnya belum kita putuskan. Tapi yang jelas naik," imbuhnya.

Pihaknya juga berharap agar Pemerintah Provinsi NTB melalui Koni NTB dapat juga memberikan hal yang sama kepada para atlet peraih medali di ajang Porprov kali ini. "Kita akan coba kemukakan soal ini pada saat rapat dengan Koni NTB agar Pemprov dapat juga memberikan bonus kepada para atlet berprestasi di ajang Porprov ini. Bukan hanya memberikan anggaran untuk pelaksanaan saja tapi juga ada anggaran untuk bonus atlet," timpalnya.

Sementara itu, Ketua Koni Kota Bima, Feri Sofiyan SH., mengungkapkan hal yang sama seperti apa yang disampaikan oleh Wakil Bupati Bima, Drs H Dahlan HMN. Menurut pria yang juga merupakan Wakil Walikota Bima ini, Pemerintah Provinsi NTB melalui Koni NTB dapat memberikan bonus kepada para atlet berprestasi peraih medali. "Ini akan menjadi suatu langkah sinergis antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten dalam peningkatan semangat para atlet," ujar pria yang juga Ketua Koni Kota Bima ini.

Senada dengan Ketua Koni Kota Bima, Ketua Kontingen Cabor Kota Bima, M Irfan S Sos, M Si., mengaku selama ini telah sering menyuarakan persoalan pemberian bonus kepada para atlet peraih medali diajang Porprov ini pada setiap Rapat dengan Koni NTB. "Hal ini sudah sering kami suarakan disetiap Rapat dengan Koni NTB. Apalagi selama ini, disetiap ajang Porprov, Pemerintah Provinsi NTB melalui Koni nya tidak pernah memberikan bonus bagi para atlet peraih medali. Dan hal ini akan terus kami usulkan agar nantinya ada oerhatian dari Pemprov NTB melalui Koni NTB," cetusnya.

Pemkot Bima melalui Koni Kota Bima, menurut Wakil Ketua Koni Kota Bima ini juga mengaku akan meningkatkan nilai bonus bagi para atlet Kota Bima peraih medali. Pada ajang Porprov 2014 lalu menurutnya, bonus untuk peraih medali emas diberikan sebesar Rp10 juta. "Dan insha Alloh untuk ajang Porprov kali ini akan ada peningkatan bonus bagi atlet peraih medali di semua tingkatan. Namun belum kita putuskan secara resmi berapa nilai rielnya," pungkas Irfan. (GA. 211*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.