Header Ads

Gairahkan Sektor Usaha dan Koperasi, Bupati Bima Serahkan Bantuan


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada usaha mikro kecil/kelompok usaha masyarakat yang bersumber dari Dana APBD II Kabupaten Bima tahun Anggaran 2018. Bantuan tersebut diserahkan di halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bima pada hari Jum’at (21/12). Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Iwan Setiawan, SE, beserta seluruh jajaranya serta para penerima bantuan.

Adapun bantuan yang diserahkan secara simbolis tersebut berupa bantuan peralatan usaha bagi kelompok masyarakat/hibah peralatan sebanyak 149 unit dan bila diuangkan mencapai dana sebesar Rp1 Milyar, pinjaman dana bergulir kepada 10 koperasi dengan total anggaran Rp300 juta serta penyerahan bantuan dana hibah untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) masing-masing Rp5 juta. 

Momentum ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada kelompok Penjahit  Fadilah Desa Oi Saro Kecamatan Sanggar melalui Ketua Kelompok, As’idah Romantika berupa 1 (satu) unit mesin Jahit dan Mesin Obras, kelompok pertukangan berkah Desa Rasabou Kecamatan Bolo Ketua Kelompok, M. Sidik berupa jenis bantuan Pertukangan, kelompok Mawar Merah desa Nunggi Kecamatan Wera Ketua kelompok Kurniawati dengan jenis bantuan berupa Mesin Giling Tepung ditambah Parut Kelapa, kelompok Mandiri desa Karumbu Kecamatan Langgudu ketua kelompok Suwasah, bantuan yang diberikan berupa Tata Boga, kelompok Safira desa Runggu Kecamatan Belo ketua kelompok Rahayu bantuan berupa Gerobak Usaha, Kelompok For Kin desa Bumi Jaya Kecamatan Donggo ketua atas nama Irwan jenis bantuan berupa Kompressor.

Disamping itu diserahkan pula bantuan kepada kelompok usaha bersama masing-masing 5 juta yang diterima secara simbolis oleh Kelompok Usaha Bersama “Melati” desa Kalampa Kecamatan Woha, Kelompok Usaha Bersama “Sarise” desa Talabiu Kecamatan Woha, serta kelompok Usaha Bersama “Toti Mori” Kecamatan Palibelo. Bantuan  Dana Begulir untuk koperasi dengan nilai total Rp300 juta yang tersebar di 10 Koperasi secara simbolis diwakili oleh Kopwan Dewi Sartika (Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima) mendapatkan alokasi dana bergulir sebesar Rp60 juta, selanjutnya Kopwan Melati Putih yang beralamat di UP2K Kecamatan Woha mendapatkan alokasi dana sebesar Rp20 juta, KUD Mada Oi Kompo Kecamatan Sanggar mendapatkan alokasi dana bergulir sebesar Rp40 juta, KPRI Amal yang beralamat di Kantor Departemen Agama  Kecamatan Woha mendapatkan alokasi dana bergulir sebesar Rp50 juta serta KSU Sinar Usaha Kecamatan Langgudu juga mendapatkan bantuan dana bergulir sebesar Rp40 juta,- 
 
Bupati Bima menegaskan bahwa keberadaan Usaha Mikro Kecil dalam perekonomian Nasional memiliki peranan yang sangat penting dan strategis. Salah satu peran yang sangat nyata adalah dengan menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada usaha mikro kecil/kelompok usaha masyarakat sehingga dari bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini kedepanya para penerima bantuan bisa melaksanakan usahanya demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dia berharap, dengan adanya penyerahan bantuan peralatan usaha Kepada Usaha Mikro Kecil/Kelompok Usaha Masyarakat yang bersumber dari dana APBD II Kabupaten Bima Tahun 2018 ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan kelompoknya dalam hal usaha yang digeluti oleh masing-masing kelompok sekaligus membantu perekonomian keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bima Iwan Setiawan, SE, juga menjelaskan, pemberian bantuan peralatan usaha kepada usaha mikro kecil/kelompok usaha masyarakat ini merupakan salah satu terwujudnya visi misi kepala daerah, dimana terbangunya ekonomi yang tangguh, kreatif dan kompetitif dengan mengoptimalkan pemanfaatan potensi local untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera sekaligus terwujudnya pelayanan jasa yang professional di bidang Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah.

Berdasarkan data yang ada, bahwasanya jumlah koperasi dalam binaan pihaknya sejumlah 272 yang tersebar di seluruh kecamatan. Dari jumlah tersebut yang masih aktif sebanyak 218 koperasi dan jumlah koperasi tidak aktif sebanyak 54 koperasi. "Dari jumlah tersebut kami selaku kepala Dinas Koperasi akan melakukan pembinaan secara bertahap sehingga dari pembinaan ini diharapkan kepada koperasi yang masih aktif dapat terus melaksanakan usahanya demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera," katanya.

Sementara itu untuk jumlah UKM sebanyak 13.751 (99,51%) dengan jumlah asset yang dimiliki sekitar 50 s/d 300 juta.bProgram dan kegiatan yang ada pada Dinas Koperasi adalah yang berpihak tercapainya visi misi Bupati Bima yang tertuang dalam RPJMD di sektor Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah yaitu pendidikan dan pelatihan bagi Koperasi dan UKM pada tahun 2019 ini sebesar Rp500 juta dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik, pinjaman dana bergulir kepada gerakan koperasi pada tahun 2017 mencapai Rp1 Milyar untuk 20 koperasi sedangkan pada tahun 2018 mencapai Rp540 juta untuk 10 koperasi. (GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.