Header Ads

Pengguna Jaringan Indihome di Bima dan Dompu, Kian Meningkat

Firman A

Kota Bima, Garda Asakota.-

Keberadaan Gadget atau Telepon Pintar alias Smartphone saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan pokok yang harus ada setiap hari dalam setiap sisi kehidupan manusia. Boleh di katakan Smartphone merupakan kebutuhan primer ke sepuluh setelah sembilan bahan pokok utama kita saat ini, sebegitu butuhnya manusia akan alat ini maka berbagai inovasi pun selalu di lakukan untuk memberikan kepuasan kepada masyarakat pengguna smartphone seperti melalui Jaringan Indihome (Fiber).

Kakandantel (Kepala Kantor Daerah Telekomunikasi) Bima Firman A, kepada wartawan di kantornya pada Jum'at pagi (16/11), menjelaskan bahwa sebelum Indihome masuk, masyarakat pengguna smartphone sudah diperkenalkan dengan memakai Speedy (Tembaga) yang beroperasi mulai tahun 2012 silam. Hingga hari ini pelanggan Indihome  saat ini sudah mencapai sekitar 8000 an pelanggan yang tersebar di tiga wilayah yaitu Kota Bima yang sudah mencapai 6000 an. 

"Sementara di Kabupaten Bima pelanggan kami sekitar 700 an itupun hanya di dua wilayah yaitu Tente dan Sape sedangkan untuk kabupaten Dompu ada sekitar 1000 an pelanggan Indihome," katanya.

Diakuinya, minimal dalam sebulannya pihaknya mampu menjual sekitar 200 an Indihome dengan kekuatan kecepatan mencapai 10 hingga 100 megabite sementara kalau Speedy itu kecepatannya hanya sekitar 3 Megabite. Adapun syarat untuk menjadi pelanggan Indihome pun sangatlah mudah sekali cukup berbekal KTP saja yang di daftarkan secara online melalui aplikasi My Indihome. 

"Maka akan langsung ter input begitupun dengan pembayaran Iuran pelanggan juga melalui aplikasi ini," akunya.

Berbicara target, Firman mengaku jelas ada target yang ingin  dicapai namun semua tetap kembali ke masyarakat selaku pengguna jasa. Akan tetapi, kata dia, karena Digital Smartphone ini sudah merupakan kebutuhan pokok. Ada istilah, "mending kehilangan dompet daripada kehilangan Smartphone", oleh karena begitu vitalnya kebutuhan digital ini maka pihaknya yakin bahwa target tersebut akan dapat di raih.

"Bayangkan saja sebelum saya masuk ke Kota Bima ini pelanggan kami baru di kisaran 3000 an dan Alhamdulillah dalam kurun waktu hampir 3 tahun sejak 2016 saya di sini pelanggan Indihome  sudah bertambah 4700 an lebih di akhir tahun 2018 ini karena yang kita sasar adalah semua kalangan masyarakat. " InsyaAllah rencananya tahun ini di  kecamatan Sape dan Sila yang saat ini masih menggunakan Tekhnologi Tembaga atau Speedy akan kita ganti dengan Fiber atau Indihome akan tetapi karena melihat kondisi cuacanya mungkin rencana tersebut tidak pada tahun ini, cuaca kan ndak bisa kita lawan mas," pungkas pria asli Pekanbaru tersebut. (GA. 003*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.