Header Ads

DLH Kobi Gelar Sosialisasi tentang Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan


Kota Bima, Garda Asakota.-

Pemkot Bima melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima menggelar sosialisasi tentang Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan yang dihelat di Aula SIKIB Pertamina, Senin pagi, (12/18). Mengawali pertemuan tersebut Ketua Panitia sekaligus pelaksana kegiatan Sosialisasi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Lingkungan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Pertamina yang telah turut mendukung terlaksananya acara ini.

Adapun dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini selain dua unsur Pemerintah yakni Dinas PUPR dan Dinas Perindag, juga turut hadir beberapa unsur lainnya seperti para pelaku dunia usaha mulai dari usaha perbengkelan, warung makan, toko, perhotelan, pedagang, perwakilan Puskesmas, RSUD, juga dari pihak Kecamatan dan beberapa Lurah di dua Kecamatan yakni Kecamatan Rasanae Barat dan Asakota. 

"Penting sekali kami melaksanakan kegiatan ini dalam rangka mitigasi awal dan siap siaga supaya bisa mengeliminir adanya konflik dari dampak persoalan lingkungan atau potensi-potensi apa yang sekiranya mengakibatkan timbulnya konflik yang perlu dimediasi terkait persoalan lingkungan," ujar Ketua Panitia yang juga merupakan Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, A. Haris Dinata, SE. M. Si.

Acara ini pun, kata dia, dilandasi oleh adanya rencana strategis daripada lingkungan hidup Pemerintah Kota Bima dengan maksud untuk memberikan pemahaman Kepada warga masyarakat tentang peran Pemerintah terhadap persoalan konflik dampak lingkungan ini. Karena memang sejatinya Negara atau Pemerintah hadir di tengah tengah masyarakat adalah untuk menyelesaikan masalah atau konflik. 

"Untuk itu, kami berharap kegiatan ini dapat diterima baik oleh seluruh peserta sosialisasi karena panitia kegiatan telah mengundang dua pembicara dari Alumni Universitas Indonesia (UI) beliau adalah Drs. H. Fakhruranji, MM.dan A. Haris Dinata, SE. M.Si.," katanya.

Sementara itu Walikota Bima dalam sambutannya yang di sampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Drs. H. Fakhruranji, menjelaskan bahwa Kota Bima adalah Kotamadya yang tengah tumbuh dan berkembang seirama dengan tumbuhnya Kota Bima sebagai kota perdagangan yang tengah berkembang maka dunia usaha dan lainnya akan terus berkembang dan munculnya berbagai jenis usaha yang ada di Kota Bima ini tentunya juga akan menimbulkan persoalan baru khususnya persoalan yang berkaitan dengan Lingkungan. 

"Maka sangatlah penting adanya pertemuan sosialisasi ini untuk kita ikuti secara seksama agar setiap usaha tidak menimbulkan konflik lingkungan akibat dari nyamannya kondisi lingkungan dan tidak amannya kondisi masyarakat kita," paparnya.

Dia menegaskan, Pemerintah Kota Bima memiliki komitmen untuk memberikan peluang seluas-luasnya kepada masyarakat sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing, tetapi Pemerintah Kota Bima juga mengharapkan dari usaha yang dilakukan tersebut tidak menyebabkan adanya konflik. 

"Karenanya di harapkan kepada DLH Kota Bima sesuai dengan bidang tugasnya bisa mengeliminir seminimal mungkin agar tidak menimbulkan konflik utamanya yang berkaitan dengan dampak Lingkungan," harapnya.

Ia menambahkan bahwa, persoalan konflik lingkungan ini tidak hanya timbul dari pelaku usaha saja akan tetapi juga dapat ditimbulkan oleh tindakan-tindakan komunitas yang menghasilkan limbah lingkungan. Oleh karenanya, kata dia, jika kita menangani beragam limbah lingkungan ini secara cermat maka akan menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup. (GA. 003*)


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.